Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Sinergi dengan Kemenhub, LAZISNU Jember Bagikan Sembako di Terminal

Sinergi dengan Kemenhub, LAZISNU Jember Bagikan Sembako  di Terminal
Suasana pembagian sembako pada sopir angkot dan sebagainya dengan latar belakang terminal Tawang Alun Jember. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq )
Suasana pembagian sembako pada sopir angkot dan sebagainya dengan latar belakang terminal Tawang Alun Jember. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq )

Jember, NU Online
Lebaran tahun ini adalah tahun kedua terjadinya wabah Covid-19. Salah satu yang paling merasakan dampak Covid-19 adalah sopir dan orang-orang yang mengais rezeki di sekitar terminal dan stasiun. Sebab, mudik dilarang sehingga armada angkutan Lebaran tidak melayani penumpang, dan ini berakibat sepinya orang di terminal.


Itulah sebabnya, Ahad (9/5) Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jember Jawa Timur mendatangi  terminal Tawang Alun, Stasiun  Kereta Api Rambipuji, dan terminal Ambulu untuk membagikan 100 paket sembako. Sasarannya adalah sopir angkot, tukang ojek, dan pedagang di sekitarnya.


Pembagian sembako tersebut merupakan buah kerja sama antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kompas TV, dan LAZISNU Jawa Timur serta LAZISNU Jember sebagai pelaksana di lapangan.


Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan amanah, yakni membagikan paket sembako kepada yang berhak,” ujar Ketua PC LAZISNU Jember, Achmad Fathur Rosyid di sela-sela pembagian paket sembako di terminal Tawang Alun.


Menurutnya, dipilihnya tiga tempat  itu sebagai titik pembagian sembako sudah melalui survei kecil-kecilan. Katanya, terminal Tawang Alun merupakan terminal induk, yang didukung oleh terminal perantara di tiga lokasi, yakni di Arjasa, Pakusari, dan Ajung. Sehingga praktis terminal yang pengelolaannya sudah diambil alih oleh pemerintah pusat itu, menjadi tempat yang paling banyak menjadi ‘ladang’ kehidupan masyarakat, mulai dari sopir, pedagang kaki lima hingga penjual jasa.


“Namun akibat Covid-19, Tawang Alun tidak seperti dulu, apalagi saat ini tidak ada mudik. Maka kita putuskan untuk menggelontor sembako ke sana (Tawang Alun). Demikian juga terminal Ambulu, dan stasiun Rambipuji, juga banyak warga yang mencari hidup di situ,” lanjut Ustadz Rasyid, sapaan akrabnya.


Sementara itu, salah seorang penerima sembako, Khoirul menyatakan senang dan berterima kasih atas bantuan yang telah diterimanya. Kondektur bus reguler antar kota dalam provinsi itu menyebut sembako yang diterimanya sangat bermanfaat untuk menyongsong hari Lebaran nanti.


“Saat ini situasinya sangat sulit, tidak ada mudik, Lebaran sebentar lagi, persiapan tidak ada” ungkapnya.


Pewarta:  Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin

Posisi Bawah | Youtube NU Online