Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Muslimat NU Sukorambi Jember Gagas Sekolah Lansia

Muslimat NU Sukorambi Jember Gagas Sekolah Lansia
Perwakilan PAC Muslimat NU Sukorambi Jember dan pihak Yayasan Berkah Medika Jember usai teken MoU kerjasama. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)
Perwakilan PAC Muslimat NU Sukorambi Jember dan pihak Yayasan Berkah Medika Jember usai teken MoU kerjasama. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq)

Jember, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Sukorambi, Kabupaten Jember Jawa Timur menggagas berdirinya sekolah lanjut usia (lansia). PAC Muslimat NU Sukorambi tidak sendiri. Mereka menggandeng Yayasan Berkah Medika Jember. MoU terkait pendirian sekolah lansia itu ditandatangani oleh pimpinan kedua organisasi ini di sela-sela peresmian Yayasan Berkah Medika Jember di Jalan Kopral Sutomo Nomor 46, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Kabupaten  Jember, Sabtu (12/6).


Menurut Sekretaris PAC Muslimat NU Sukorambi, Dahlia, bentuk kerja sama tersebut meliputi kegiatan sosial dan kesehatan seperti penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, bakti sosial dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan keberdayaan para lansia dalam menjalani kehidupan ini.


“Ya intinya kami ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat, ingin memberikan manfaat,” ujarnya di sela-sela acara.


Selain kegiatan sosial, tambah Dahlia, dalam waktu dekat pihaknya juga fokus untuk mendirikan sekolah bagi orang lansia. Katanya, sekolah lansia sangat penting agar mereka bisa tetap aktif dan produktif di usia senja.


“Sekolah lansia jangan dibayangkan seperti sekolah formal, tapi bagaimana kia berusaha agar mereka bisa produktif, mandiri secara ekonomi, dan sehat. Itu yang akan kami tekankan dalam sekolah lansia nanti,” lanjutnya.


Dosen Universitas Islam Jember (UIJ) itu menambahkan, sejauh ini orang lansia kerap kali diposisikan sebagai beban. Sehingga tidak sedikit lansia yang terabaikan atau bahkan ditelantarkan. Apalagi keluarganya tidak mempunyai kecukupan ekonomi.

 

Namun Dahlia yakin bahwa para lansia masih mampu untuk berdaya dan kembali aktif dalam fungsi sosialnya di tengah-tengah masyarakat dengan melibatkannya dalam kegiatan-kegiatan yang dapat menambah wawasan maupun perbaikan kualitas hidupnya.


“Kita berdayakan mereka, dan kita gembirakan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” urainya.


Dahlia mengingatkan bahwa orang lansia adalah sosok yang telah berjasa besar dalam membesarkan anak dan keturunannya. Mereka sesungguhnya adalah pejuang yang telah mencetak generasi muda masa depan bangsa. Karena itu,  di masa senjanya mereka seharusnya tinggal menikmati buah perjuangannya.


“Tanpa mereka kita tidak ada,” jelas Dahlia.


Sementara itu, Pembina Yayasan Berkah Medika Jember, Abdillah Fathul Wahab menyatakan kesiapannya untuk mendirikan sekolah para lansia bersinergi dengan PAC Muslimat NU Sukorambi, Jember.


“Kami siap bekerjasama dengan PAC Muslimat NU Sukorambi,” ucapnya.


Pewarta:  Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin

Posisi Bawah | Youtube NU Online