Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Perpres RAN-PE Jadi Acuan Kolaborasi Pemerintah-Masyarakat Berantas Terorisme

Perpres RAN-PE Jadi Acuan Kolaborasi Pemerintah-Masyarakat Berantas Terorisme
Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi. (Foto: Istimewa)
Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi. (Foto: Istimewa)

Jakarta, NU Online
Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi menilai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan (Perpres RAN-PE) bisa menjadi acuan kolaborasi antara kementerian dan lembaga dalam pemberantasan terorisme.


Keberadaan RAN-PE ini juga menurutnya menjadikan jalan kolaborasi antara pemerintah di level pusat, pemerintah di level daerah, dan kelompok masyarakat sipil menjadi lebih mudah.


“Pelaksanaan RAN PE tersebut juga bukan hanya rencana aksi eksklusif negara atau komponen pemerintahan pusat saja, tetapi juga secara bersama-sama harus didukung dan dimiliki oleh seluruh Pemerintah Daerah dan juga masyarakat sipil,” ucap Hamdi di Jakarta, Rabu (23/6).


Menurutnya, kesuksesan dalam pemberantasan radikalisme kekerasan dan terorisme adalah kolaborasi semua kalangan yang selama ini bergantung pada keberadaan RAN-PE sebagai rencana bersama semua kalangan.

 

Pasalnya pemerintah memiliki keterbatasan jangkauan. Itulah kenapa keterlibatan masyarakat sipil menjadi krusial. Selain itu ia juga menyebut perlunya edukasi kepada publik terkait RAN PE yang mengarah kepada aksi terorisme ini.

 
“Karena dalam melaksanakan RAN-PE ini juga menerapkan konsep atau prinsip whole society approach atau pendekatan menyeluruh yang melibatkan semua komponen masyarakat bukan hanya komponen pemerintah, tetapi keterlibatan masyarakat juga sangat diperlukan,” tegasnya.

 
Hamdi menambahkan bahwa perlu juga dilakukan sosialisasi RAN-PE sekaligus untuk meluruskan informasi yang simpang siur dan hoaks mengenai RAN-PE. “Artinya dibutuhkan edukasi publik, sosialisasi yang terencana dan dengan acuan yang jelas,” tuturnya.

 
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pekan lalu secara resmi telah meluncurkan Pelaksanaan Perpres tentang Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan (Perpres RAN-PE) yang mengarah kepada aksi terorisme.

 

Dengan peluncuran pelaksanaan Perpres yang dilakukan oleh Wapres Ma’ruf Amin ini, diharapkan pelaksanaan penanggulangan terhadap ekstremisme kekerasan yang mengarah pada aksi terorisme dapat dilaksanakan lebih baik dan menyeluruh oleh seluruh komponen yang terlibat.

 
Pewarta: Ahmad Rozali
Editor: Muhammad Faizin

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya