Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download
PEDULI COVID-19

Ratusan Santri Darul Ulum Kepuhdoko Jombang Ikuti Vaksinasi Covid-19

Ratusan Santri Darul Ulum Kepuhdoko Jombang Ikuti Vaksinasi Covid-19
Salah seorang santri Darul Ulum Kepuhdoko Jombang saat mengikuti vaksinasi Covid-19. (Foto: Dok. PP Kepuhdoko Jombang)
Salah seorang santri Darul Ulum Kepuhdoko Jombang saat mengikuti vaksinasi Covid-19. (Foto: Dok. PP Kepuhdoko Jombang)

Jombang, NU Online
Semakin meningkatnya kasus Covid-19 yang menginfeksi anak-anak menjadi alasan kuat pengadaan vaksin bagi santri Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko, Tembelang, Jombang, Jawa Timur. Ratusan santri akhirnya mengikuti vaksinasi yang digelar pekan lalu. 


Hal tersebut disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko Jombang KH Musta’in Hasan saat dimintai keterangan NU Online, Kamis (15/7) malam.


“Hal ini dilakukan untuk membentuk kekebalan tubuh santri, utamanya yang berusia 12 hingga 17 tahun. Harapan kami, pada saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilaksanakan, para santri siap menghadapi virus Covid-19,” kata Kiai Musta’in. 


Pemberian vaksin gelombang pertama, lanjut dia, diberikan kepada 820 santri dari total 2300 secara keseluruhan. Selanjutnya, vaksin akan diberikan pada gelombang kedua untuk 860 santri dan terakhir 630 santri akan divaksin pada gelombang ketiga.


Kiai Musta’in menambahkan, pihaknya telah berupaya maksimal dalam pencegahan penularan Covid-19, seperti melakukan edukasi pada santri agar mematuhi protokol kesehatan, serta membentuk Satuan Tugas (satgas) di tiap-tiap unit sekolah dan pesantren.


“Kami juga menyediakan fasilitas penunjang prokes seperti bilik disinfektan, tempat mencuci tangan, thermogun,  dan lain-lain,” jelas Kiai Musta’in.


Selain itu, Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko bakal memberi pembelajaran mengenai pembuatan obat herbal yang dapat meningkatkan imunitas tubuh santri. 


Saat ditanya tentang rencana pembelajaran dan pengajian di pesantren, Kiai Musta’in berkomitmen mematuhi instruksi Presiden tentang PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021, sehingga proses pembelajaran sementara dilakukan secara daring.


“Oleh karena pesantren diberi kebebasan Kementerian Agama untuk melakukan PTM, maka setelah 21 Juli nanti pembelajaran akan dilakukan secara tatap muka dengan pola minimal,” ungkapnya.


Dalam kegiatan vaksinasi itu, lanjut dia, turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Imran, Kepala Dinas Kesehatan Jombang drg Subandriyah, dan tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Jombang.


“Penyaluran vaksin Sinovac ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas Jatiwates Jombang,” pungkas Kiai Musta’in.  


Kontributor: Nila Zuhriah
Editor: Musthofa Asrori

Posisi Bawah | Youtube NU Online