Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Presiden Jokowi Perpanjang PPKM hingga 9 Agustus 2021

Presiden Jokowi Perpanjang PPKM hingga 9 Agustus 2021
Tangkap layar Presiden Jokowi mengumumkan perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus 2021.
Tangkap layar Presiden Jokowi mengumumkan perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus 2021.

Jakarta, NU Online
Presiden Joko Widodo melanjutkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari 3 Agustus sampai dengan 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten/kota tertentu. PPKM dijalankan dengan penyesuaian aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah.


"Hal-hal teknis selengkapnya akan dijelaskan oleh menko dan menteri terkait," ujar Jokowi, melalui video di saluran Youtube resmi milik Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021) malam.

 

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial-ekonomi, lanjutnya, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat.

 

"Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan BLT (Bantuan Langsung Tunai, ed.) desa, bantuan untuk (usaha) mikro kecil, PKL dan warung, Batuan Subsidi Upah, sudah mulai berjalan dan program Banpres produktif usaha mikro sudah mulai diluncurkan pada tanggal 30 Juli yang lalu," ungkapnya

 

Menurut Jokowi, walaupun sudah mulai ada perbaikan, namun perkembangan kasus Covid-19 masih sangat dinamis dan fluktuatif. "Sekali lagi, kita harus terus waspada dalam melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus Covid-19," ujarnya.

 

Jokowi menyamaikan, dalam penanganan pandemi Covid-19 ini, pemerintah akan bertumpu kepada tiga pilar utama. Pertama, kecepatan vaksinasi, terutama pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi. Kedua, penerapan 3M (memakai masker, mejaga jarak dan mencuci tangan) yang massif di seluruh komponen masyarakat.

 

Ketiga, kegiatan testing, tracing, isolasi dan treatmen secara masif. "Termasuk menjaga BOR (bed occupancy rate), penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen," ungkap Jokowi.


Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan: dokter, perawat, yang berada di garda terdepan dalam menyelamatkan jiwa manusia akibat Covid-19. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia atas pengertian dan dukungannya atas pelaksanaan PPKM.

 

"Saya sangat mengapresiasi partisipasi dan dukungan dari para relawan dan para dermawan yang ikut membantu pemerintah untuk menegakkan protokol kesehatan, memfasilitasi isolasi mandiri dan upaya-upaya sosial lainnya," ungkap pria asal Solo itu.

 

Baginya, Covid-19 adalah tantangan yang harus kita atasi bersama melalui usaha dan kerja keras serta pengorbanan kita dalam menjalani berbagai pembatasan kegiatan ini. "Insyallah, kita akan segera terbebas dari Pandemi Covid-19 ini," pungkasnya.


Kontributor: Ahmad Naufa Khoirul Faizun
Editor: Kendi Setiawan

Posisi Bawah | Youtube NU Online