Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Peringati Harlah Gus Dur, Gusdurian Peduli Gelar Konser Amal ‘Indonesia Pulih’

Peringati Harlah Gus Dur, Gusdurian Peduli Gelar Konser Amal ‘Indonesia Pulih’
Konser Amal Gusdurian Peduli
Konser Amal Gusdurian Peduli

Jakarta, NU Online

Gusdurian Peduli menggelar konser amal bertajuk ‘Indonesia Pulih’, pada Selasa (7/9/2021) malam pukul 19.30 WIB. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).


“Dalam rangka hari lahir Gus Dur, 7 September besok, kami mengadakan charity night (malam amal). Kami berharap (kolaborasi) dari semua pihak, karena untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akibat pandemi Covid-19, tidak mungkin kami melakukan sendiri,” tutur putri bungsu Gus Dur, Inaya Wulandari Wahid, dikutip NU Online dari TV9 News, Senin (6/9/2021). 


Pada gelaran konser amal ini, Gusdurian Peduli membuka donasi dan melelang lukisan Gus Dur karya Pelukis Agustinus Eko untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Tak hanya itu, akan diluncurkan pula platform Peduli Anak Yatim sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak yatim akibat Covid-19. 


“Kami butuh begitu banyak donasi dan bantuan dari semua pihak. Nah kami ingin mengajak semua warga masyarakat Indonesia bahwa pekerjaan rumah kita masih banyak. Jadi, yuk gabung, charity night itu tanggal 7. Kami akan mengadakan lelang lukisan Gus Dur. Ini lukisan menarik karena dengan teknik dibakar. Kami menyiapkan beberapa lukisan yang nanti akan dilelang pada acara itu. Kami juga membuka donasi,” tambah Inaya.


Sepanjang acara konser amal itu, Gusdurian Peduli membuka donasi melalui nomor rekening 8610603999 (BCA) atas nama Yayasan Jaringan Gusdurian Peduli. Jika ingin berdonasi, silakan tambahkan angka ‘07’ di akhir nominal. Contoh, Rp700.007.


“Tentu, harapan kami bukan hanya pada saat acara saja, bukan hanya kami bisa mengumpulkan donasi. Tapi juga kami menemani teman-teman yang sedang isolasi mandiri (isoman). Karena isoman itu butuh senang. Jadi, nanti akan ada banyak penampil mulai dari musisi, stand up comedian yang akan tampil di sana untuk menemani yang sedang isoman, menaikkan imun,” katanya.  


Beberapa musisi yang dijadwalkan hadir di antaranya Trie Utami, Once Mekel, Iksan Skuter, Armand Maulana, Dewa Budjana, Iwenk Musisi Jalanan Center (MJC), dan Grup Band Musik Indie dari Malang Splendid Dialog. Sementara itu, akan hadir pula para stand up comedian (pelawak tunggal) yakni Sakdiyah Ma’ruf, Insan Nur Akbar, dan Mamat Al-Katiri. 


Di samping itu, para tokoh dan pemengaruh (influencer) pun akan turut meramaikan gelaran konser amal ini. Di antaranya Cendekiawan Muslim Indonesia Prof Quraish Shihab, Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro, dan Sastrawan Hanna Fransisca.


Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid dan Ketua Umum Gusdurian Peduli A’ak Abdullah Al-Kudus juga akan hadir dalam konser amal yang disiarkan langsung melalui berbagai platform seperti TVNU, TV9 Nusantara, Kanal Youtube Gusdurian Peduli TV, dan Halaman Facebook KH Abdurrahman Wahid. 


Gravitasi Gus Dur


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa daya gravitasi yang diberikan oleh sosok Gus Dur sangat luar biasa, sehingga mampu mengundang para filantropis untuk membantu meringankan beban korban Covid-19, melalui Gusdurian Peduli. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang memberikan penguatan pada sisi perlindungan kemanusiaan. 


“Saya rasa kita belum bisa menemukan sosok yang bisa mengimbangi peran besar, peran kuat, dan peran luas seperti Gus Dur. Ini akan mengingatkan kita semua bahwa Gus Dur mendedikasikan hidup dan keilmuannya untuk perlindungan kemanusiaan yang luar biasa,” tuturnya.


“Hari ini, gravitasi (Gus Dur) itu oleh Gusdurian Peduli dicoba untuk dipanggil memori warga bangsa. Betul, hari ini masyarakat dampak sosial-ekonomi dan psikologis memang mungkin jauh dari apa yang kita duga sebelumnya,” tambah Khofifah.


Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Syakir NF

Terkait

Nasional Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya