Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

PWNU NTT Miliki Nakhoda Baru Masa Khidmah 2021-2026

PWNU NTT Miliki Nakhoda Baru Masa Khidmah 2021-2026
Pengurus PWNU NTT terpilih menggelar silaturahmi dengan wartawan. (Foto: Dok. PWNU NTT)
Pengurus PWNU NTT terpilih menggelar silaturahmi dengan wartawan. (Foto: Dok. PWNU NTT)

Kupang, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Timur (NTT) kini memiliki nakhoda baru. Para pengurus telah memilih KH Ali Rosyidi Hasbullah sebagai Rais Syuriyah PWNU NTT dan KH Pua Monto Umbu Nay sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU NTT masa khidmah 2021-2026.


Kedua kiai ini terpilih dalam Konferensi Wilayah PWNU NTT yang digelar di Asrama Haji Kupang, Ahad (5/9/2021) kemarin. Konferwil tersebut digelar selama tiga hari, Jumat-Ahad 3-5 September 2021. Sebab, masa khidmah kepengurusan PWNU NTT 2017-2021 di bawah kepemimpinan KH Jamal Ahmad dan KH Abdullah P Ulumando telah berakhir.


Setelah terpilih, KH Ali Rosyidi Hasbullah dan KH Pua Monto Umbu Nay menggelar acara silaturahmi bersama media di Restaurant Celebes Kupang, Senin (6/9/2021) malam.


Ketua PWNU NTT terpilih, KH Pua Monto Umbu Nay, sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumba Barat.


Ia menjelaskan, setelah terpilih dalam Konferwil, dirinya bersama KH Ali Rosyidi Hasbullah segera menyusun formatur kepengurusan PWNU NTT masa khidmat 2021-2026 untuk diusulkan ke PBNU untuk disahkan dan dilantik.


“Setelah pelantikan pengurus, agenda selanjutnnya adalah konsolidasi dengan PC NU di kabupaten/kota. Pengurus baru juga akan bertemu dan bersinergi dengan pemda dan forkopimda setempat serta pimpinan agama dan lembaga lainnya,” kata Kiai Pua Monto Umbu Nay.


Ia menambahkan, ada dua amanah NU yang harus dijalankan PWNU NTT, yakni amanah keagamanan dan amanah kebangsaan. Amanah keagamaan akan diikuti dengan gerakan-gerakan menyebarkan agama Islam, yaitu Islam Moderat, yang seimbang dan yang mampu berkarakter toleransi.


“Sementara untuk amanah kebangsaan yaitu NKRI Harga Mati yang diikuti dengan semangat menjaga empat pilar kebangsaan,” tegasnya.


Untuk konteks NTT, lanjut dia, PWNU NTT siap mengawal dan menjaga toleransi yang selama ini telah terpelihara di bumi Flobamora. Sehingga kehadiran NU bermanfaat bagi kemaslaatan umat dan kesejahteraan bangsa.


“Kami tentu akan melanjutkan rencana yang telah ditetapkan oleh kepengurusan sebelumnya sehingga ada keberlanjutan. Kami ingin membangun gedung kantor PWNU NTT di lokasi yang telah diberikan pemda, sehingga lokasi yang ada bisa segera bermanfaat,” sambungnya.


Dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriyah PWNU NTT terpilih, KH Ali Rosyidi Hasbullah, berharap apa yang menjadi program kerja PWNU NTT masa khidmat 2021-2026 bisa berjalan sesuai harapan. “Semoga bermanfaat bagi umat dan bisa menggapai kesejahteraan bersama,” harapnya.


Hadir dalam acara silaturahmi bersama awak media ini, Ketua PW GP Ansor NTT Ajhar Jowe, mantan Ketua GP Ansor NTT yang juga salah satu pengurus PWNU NTT, Abdul Muis, serta jajaran tim formatur PWNU NTT.


Kontributor: Ajhar Jowe
Editor: Musthofa Asrori

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya