Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

Ikuti Sekolah Bahtsul Masail PCNU Tangsel

Ikuti Sekolah Bahtsul Masail PCNU Tangsel
Bahstul masail adalah tradisi yang ada di NU untuk membahas dan memecahkan berbagai persoalan. (Foto: dok NU Online)
Bahstul masail adalah tradisi yang ada di NU untuk membahas dan memecahkan berbagai persoalan. (Foto: dok NU Online)

Tangsel, NU Online
Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Tangsel akan menyelenggarakan Sekolah Bahtsul Masail pada 18-26 September setiap Sabtu dan Ahad melalui Zoom.

 

Ketua LBM Tangsel, M Hanifuddin mengatakan Sekolah Bahtsul Masail diselenggarakan sebagai strategi awal kaderisasi aktivis bahtsul masail. Dia melihat terjadi ketidak merataan kualitas aktivis bahtsul masail di Tangerang Selatan, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, dibanding Jawa Timur dan Jawa Tengah.


"Sekolah Bahtsul Masail merupakan salah satu strategi baru kaderisasi aktivis bahtsul masail, untuk membangun kualitas forum bahtsul masail di Tangerang Selatan, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Sekolah Bahtsul Masail merupakan strategi yang tepat untuk mengenalkan bahtsul masail yang belum populer di Tangerang Selatan dan sekitarnya," ujar Hanifudin kepada NU Online, Senin (6/9/2021).

 

Program yang melibatkan beberapa badan otonom PCNU Tangsel tersebut menghadirkan tokoh-tokoh kondang seperti KH Afifudin Muhajir, KH Abdul Moqsith Ghazali, KH Ahmad Ishomudin, KH Azizi Hasbullah, dan KH Husein Muhammad, dan Pembina LBMU PCNU Tangsel, KH Fuad Thohari. Mereka akan memaparkan materi secara utuh terkait genealogi bahtsul masail, metodologi, kontekstualisasi, publikasi dan advokasi kebijakan. 

 

Hanifuddin menekankan bahwa bahtsul masail merupakan ruh dari pesantren, sehingga melalui Sekolah Bahtsul Masail dia berharap para pengasuh dan pengurus pesantren memiliki kesadaran bersama untuk merintis bahtsul masail di pesantren masing-masing. 

 

"Kita ingin mengkomunikasikan bahwa bahtsul masail merupakan ruh pesantren, ini harus disadari bersama oleh para pengasuh dan pengurus pesantren," tegas dosen Ma’had Darus Sunnah tersebut.

 

Lebih lanjut ia menyatakan tanpa ada kesadaran dari pengasuh dan pengurus pesantren untuk menyadari pentingnya bahtsul masail, program ini tidak akan memiliki kelanjutan.

 

Ke depan ia berharap program sekolah bahtsul masail bisa menjadi wadah kaderisasi yang efektif untuk menumbuhkan bibit-bibit aktivis bahtsul masail, selain itu sekolah bahtsul masail bisa ditiru oleh PCNU yang lain sesuai dengan kebutuhan lokal masing-masing.

 

"Sekolah bahtsul masail merupakan pintu awal dari keinginan besar kita, bahtsul masail memiliki lembaga kaderisasi yang terstrukur dan tersistem, kita berharap PCNU yang lain, PWNU, bahkan PBNU membuat program yang sama dengan fokus yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan lokal masing-masing," pungkasnya.


Pendaftaran 
Sekolah Bahtsul Masail bisa diikuti oleh seluruh pihak, tidak terbatas warga pesantren di Tangerang Selatan. 
 

Untuk mengikuti Sekolah Bahtsul Masail, pendaftar dikenakan infaq terbaik melalui rekening Bank Mandiri a.n PCNU Kota Tangsel 123-00-3111926-8.

 

Selama mengikuti pendaftaran peserta akan mendapatkan pendampingan dari tokoh-tokoh bahtsul masail nasional, sertifikat dan jejaring antar aktivis bahtsul masail pesantren. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 082140758069 atau 081413262439. 

 

Kontributor: Luthfi Bagus Brilianto
Editor: Kendi Setiawan

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya