IMG-LOGO
Trending Now:
Warta

Konferensi Petani Sedunia Segera Dimulai

Kamis 16 Oktober 2008 5:33 WIB
Bagikan:
Konferensi Petani Sedunia Segera Dimulai
Jakarta, NU Online
Sekitar 600 petani dari seluruh dunia mulai berkumpul, Rabu (15/10) kemarin di ibukota Mozambik, Maputo. Ditambah dengan 100 lebih aliansi petani, pertemuan ini akan menjadi salah satu pertemuan terbesar petani dari seluruh dunia.

Hajatan besar ini bernama Konferensi Kelima La Via Campesina. Diadakan setiap empat tahun sekali, forum ini merupakan badan pengambil keputusan tertinggi di La Via Campesina, gerakan petani internasional. Total 800 delegasi akan bergerak menuju Matola, sekitar 25 menit dari pusat kota Maputo, untuk berkumpul di Escola Central da Partido Frelimo, dimana konferensi akan mengambil tempat.<>

Demikian seperti dilansir situs La Via Campesina di Indonesia www.spi.or.id. Konferensi akan berlangsung sejak tanggal 19 Oktober, didahului oleh Sidang Kaum Muda Petani (16 Oktober) dan Sidang Perempuan (17 Oktober). Rencananya perhelatan ini akan dibuka oleh Presiden Mozambik, Armando Emílio Guebuza—dan akan dihadiri oleh banyak tokoh penting lainnya dari seluruh dunia. Devinder Sharma, Jose Bove, Joa Pedro Stedile dan Evo Morales adalah beberapa dari daftar undangan yang dikonfirmasi oleh La Via Campesina.

Dalam pernyataan persnya, La Via Campesina menyatakan, organisasi tani dari seluruh dunia akan berkumpul untuk membicarakan masalah-masalah pokok, di saat dunia sekarang menderita karena krisis pangan.

"Di saat segelintir orang berspekulasi atas krisis pangan, dan perusahaan transnasional terus mengambil untung dalam situasi ini, kami petani kecil dari seluruh dunia bertemu di sini untuk menyatukan tekad untuk berproduksi dengan pertanian kecil berbasis keluarga. Pertanian macam inilah yang melawan sistem neo-liberal yang masif yang saat ini merusak kehidupan rakyat dan planet bumi. Sementara kami bertahan hidup dan berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, menegakkan hak asasi manusia, kedaulatan pangan, dan keadilan iklim."

"(Konferensi) ini menunjukkan solidaritas petani dunia, " kata Henry Saragih, koordinator umum La Via Campesina. "Isu-isu perjuangan yang akan dibicarakan di dalam konferensi juga merupakan isu-isu terpenting di masyarakat internasional saat ini, dan akan mengubah hidup rakyat di seluruh dunia", lanjut dia.

Tak pelak lagi, isu-isu seperti reforma agraria, kedaulatan pangan, dan hak asasi petani adalah alternatif nyata dari rakyat sebagai solusi dari krisis pangan, iklim, energi dan finansial yang saat ini sedang menghantam dunia. (nam)
Bagikan:
Kamis 16 Oktober 2008 20:28 WIB
RI-Lebanon Selenggarakan Dialog Antar Keyakinan, PBNU Turut Hadir
RI-Lebanon Selenggarakan Dialog Antar Keyakinan, PBNU Turut Hadir
Jakarta, NU Online
Pemerintah Indonesia dan Lebanon menyelenggarakan dialog antar-keyakinan (interfaith dialogue) di Beirut pekan ini dengan tema "Promoting Interfaith Dialogue among Plural Society".

Menurut keterangan resmi Departemen Luar Negeri di Jakarta, Kamis, dialog itu terselenggara atas kerja sama Deplu, KBRI Beirut dan Dar El Fatwa Lebanon dibawah pengawasan PM Fouad Siniora yang memandang penting dialog itu sebagai proses menuju sebuah keterbukaan dan tukar pengalaman dalam membina kerukunan umat beragama.<>

Delegasi RI yang dipimpin oleh Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Andri Hadi beranggotakan Masykuri Abdillah (Ketua PBNU), Philip K. Widjaja (Sekjen Walubi), Richard Daulay (Sekjen PGI), Romo Benny Susetyo (Sekjen Komisi HAK KWI), Abdul Fatah Muchit (Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama, Departemen Agama, dan Raja Juli Antoni (Executive Director of Maarif Institute).

Delegasi Lebanon yang dipimpin oleh Mohammad Sammak (Muslim Sunni) beranggotakan Khalil Karam, Fadi Fadel (Katolik Maronit), Mohammad Nokkari (Muslim Sunni), Syekh Hani Fahs (Muslim Syiah), Saoud Al Mawla (Muslim Syiah), Syekh Sami Abou Al-Mouna (Druze), dan Habib Badr (Protestant).

Dialog itu tersebut diselenggarakan di Dar El Fatwa Lebanon dengan dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri atas tokoh agama, Duta Besar Asing di Lebanon, akademisi, aktivis, dan media.

Menurut Dirjen IDP dialog tersebut adalah dialog antar-keyakinan pertama yang diadakan di daerah Timur Tengah. Dialog itu menjadi spesial karena Indonesia dan Lebanon memiliki kesamaan karakteristik sebagai negara demokrasi dan plural.

Ia juga mengatakan bahwa dialog itu merupakan salah satu cara untuk menjembatani komunikasi dan interaksi para pemuka agama yang kini memiliki peran penting dalam membina kerukunan umat beragama.

Dari dialog itu diharapkan adanya kunjungan balasan para pemuka agama, akademisi, pemuda, dan media Lebanon ke Indonesia untuk dapat mengenal lebih dekat kehidupan beragama di Indonesia.

Sebelum acara pembukaan dimulai, delegasi RI diterima oleh Mufti Republik Lebanon (setingkat Menteri Agama) Syekh Muhammad Rasyid Kabbani.

Dalam pertemuan tersebut, Syekh Kabbani menyambut baik inisiatif Indonesia dalam menyelenggarakan interfaith dialogue dengan Lebanon.

Ia berharap dialog itu dapat menjadi sarana saling tukar pengalaman mengingat kedua negara memiliki kesamaan dalam hal kemajemukan umat beragama.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen IDP menyampaikan bahwa dialog itu diharapkan dapat menjadi sarana berbagi pengalaman terbaik bagi setiap negara dalam membina kerukunan beragama.

Selain itu, disampaikan pula bahwa dialog itu dapat meningkatkan dan membentuk dimensi baru dalam hubungan kedua negara.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam dialog tersebut antara lain perkawinan lintas agama dan penyebaran agama di Indonesia.

Diakui bahwa dua hal tersebut sering menimbulkan gesekan antar umat beragama, namun pemerintah Indonesia mencoba untuk meminimalisir gesekan tersebut melalui peraturan-peraturan hukum.

Sementara delegasi Lebanon menyampaikan berbagai cara untuk mempererat hubungan antar umat beragama baik melalui pendidikan maupun melalui kegiatan-kegiatan keagamaan, termasuk penetapan hari besar keagamaan yang akan diperingati bersama oleh warga Muslim dan Kristen di Lebanon.

Delegasi RI pada Selasa (14/10) diterima oleh PM Fouad Seniora. Dalam pertemuan itu, PM Siniora menyampaikan bahwa dialog itu merupakan sebuah langkah penting dalam membangun hubungan antar kedua negara dan diharapkan ada tindak lanjut yang nyata.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Islam menjunjung tinggi toleransi dan hendaknya toleransi tidak hanya menjadi teori yang mendasari sebuah dialog.

Delegasi RI juga melakukan kunjungan kepada tokoh-tokoh agama Lebanon antara lain Syekh Akl Hassan Gharib (Druze), Archbishop Boulus Mattar (Maronit), Bishop Elias Audi (Orthodoks), Syeikh Abdel Amir Qabalan (Syiah). (ant)
Kamis 16 Oktober 2008 18:20 WIB
Pemanfaatan Gadai Syariah di Jateng Cukup Besar
Pemanfaatan Gadai Syariah di Jateng Cukup Besar
Semarang, NU Online
Minat masyarakat di daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkan pegadaian syariah cukup besar, hal itu terbukti dengan besarnya penyaluran kredit pegadaian tersebut.

Kepala Humas Perum Pegadaian Kanwil Jateng dan DIY, Ambardi di Semarang, Kamis, mengatakan, penyaluran kredit pegadaian syariah di daerahnya sejak Januari hingga Agustus 2008 mencapai Rp83,37 miliar dari target yang ditetapkan sebanyak Rp113,11 miliar.<>

Ia mengatakan, pihaknya optimistis target penyaluran kredit pegadaian syariah tahun 2008 di wilayahnya yang berjumlah tujuh cabang pegadaian syariah dan enam unit pelayanan syariah tersebut dapat terpenuhi, bahkan diharapkan bisa melampaui.

Keyakinan tersebut karena minat masyarakat terhadap pegadaian syariah ini cukup besar, bahkan masyarakat yang saat menjelang Lebaran banyak menebus barang jaminan untuk dipakai Lebaran, pascaLebaran ini banyak yang menggadaikan kembali.

Bahkan, kata dia, menjelang musim tanam padi, paceklik nelayan, perayaan Natal, dan tahun baru 2009 diperkirakan juga banyak masyarakat yang memanfaatkan pegadaian mencari dana segar untuk menambah modal usaha atau keperluan lain.

Dana pinjaman nasabah pegadaian di wilayahnya, kata dia, sekitar 80 persen digunakan kegiatan usaha seperti menambah modal usaha atau membuka usaha kecil dan selebihnya digunakan untuk keperluan kebutuhan konsumtif termasuk biaya pendidikan.

Setiap menjelang tahun ajaran baru pendidikan masyarakat di wilayah kerjanya banyak yang mencari dana untuk biaya pendidikan dengan memanfaatkan pegadaian kemungkinan karena nasabah merasa cocok dengan sistem gadai ini, prosesnya mudah, dan cepat.

Pegadaian syariah yang ada di Kanwil Jateng dan DIY sekarang ini meliputi Cabang Majapahit Semarang, Pekalongan, Jepara, Gayamsari Semarang, Kusumanegara (DIY), Melati (DIY), dan Cabang Pegadaian Syariah Solo Baru Sukoharjo. Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan mendekatkan kepada masyarakat kini juga membuka unit pelayanan syariah (UPS) di beberapa tempat, seperti di Kota Semarang ada tiga tempat, Pekalongan dua tempat, dan Solo satu tempat, katanya. (ant)
Kamis 16 Oktober 2008 16:53 WIB
Gus Dur Larang PKB Muhaimin Gunakan Gambar Dirinya
Gus Dur Larang PKB Muhaimin Gunakan Gambar Dirinya
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melarang seluruh pengurus dan kader PKB versi Muhaimin Iskandar menggunakan foto atau poster bergambar dirinya saat berkampanye.

"Foto dan gambar tidak boleh digunakan dalam semua aktivitas yang mereka lakukan. Karena itu bentuk manipulasi kepada konstituen," ujar Gus Dur dalam rilis persnya, Kamis (16/10).<>

Larangan tersebut dilontarkan karena Gus Dur menilai ada unsur pembohongan publik. Seolah-olah, kata Gus Dur, PKB Muhaimin menganggap Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syuro, padahal sebenarnya tidak mengakui keberadaan Gus Dur.

"Kalau penggunaan foto atau gambar masih berlanjut, akan dituntut sesuai dengan ketentuan hukum," tandasnya.

Gus Dur juga mengimbau kepada seluruh pendukungnya agar tidak terikat dengan keputusan Menkum HAM. Karena, Menkum HAM dinilai Gus Dur telah mengambil kebijakan sepihak berdasarkan kepentingan politis.

"Kita akan terus melakukan tuntutan hukum terhadap proses penzaliman yang dilakukan Muhaimin, KPU, dan pemerintah. Semua pendukung saya minta untuk tetap tenang dan terus melakukan langkah konsolidasi di semua tingkatan," pungkasnya. (okz/nam)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG