IMG-LOGO
Warta

Mendesak, LBH Bagi Jamaah Haji


Rabu 31 Desember 2008 06:52 WIB
Bagikan:
Mendesak, LBH Bagi Jamaah Haji
Slawi, NU Online
Jamaah haji Indonesia perlu mendapatkan pendampingan Lembaga Badan Hukum (LBH), terkait sering munculnya berbagai masalah terkait dengan pelayanan Ibadah Haji. LBH perlu dibentuk agar jamaah yang dirugikan bisa mendapatkan advokasi dan pengawasan yang pasti.

"Kasihan, berbagai kasus jamaah haji kita belum pernah tuntas dalam penyelesaiannya,” ungkap Ketua I Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Jawa Tengah Prof Dr HM Muchoyyar HS MA, Ahad (28/12) lalu dalam sambutan Musyawarah Daerah (Musda) IPHI Kabupaten Tegal di Gedung IPHI Slawi.<>

Meskipun diakui Muchoyyar, pengawasan terhadap jamaah sudah ada. Termasuk dari IPHI sendiri. Namun di rasa kurang kuat dalam memberikan advokasi. Seperti TP4HI (Tim Pembantu Pelaksanaan Perjalanan Haji Indonesia). Tim ini, dibentuk Gubernur yang beranggotakan DPRD, Pemerintah Provinsi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Kesehatan dan IPHI Provinsi Jawa Tengah.

LBH, lanjutnya, dibentuk agar jamaah haji tidak menjadi sapi perah dalam pelayanan haji. Sudah menjadi rahasia umum kalau permasalahan dalam pelayanan haji kerap tidak muncul ke permukaan dan tak terselesaikan.

“Kalau dibiarkan terus, lalu jamaah mau mengadu kemana wong gak ada lembaga yang mengadvokasi,” ujarnya.

Jamaah kita, tambahnya, memilih diam. Karena ibadah haji itu harus dilakoni dengan ikhlas tanpa harus marah-marah. Sehingga meskipun pelayanannya jelek, jamaah tetap saja nrima ing pandum. (was)
Bagikan:
IMG
IMG