Tolchah Hasan: Budaya Kerja Depag Perlu Diimbangi Spiritualitas

Tolchah Hasan: Budaya Kerja Depag Perlu Diimbangi Spiritualitas
Jakarta, NU Online
Mantan Menteri Agama Prof Dr KH Tolchah Hasan berharap semangat kerja para pejabat Departemen Agama (Depag) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara lebih profesional harus diimbangi dengan aspek spiritual. Dengan demikian akan tumbuh menjadi budaya kerja yang memiliki nilai-nilai ilahiyah

"Budaya kerja di Departemen Agama harus ada spiritualisasi," kata Kiai Tolchah saat menyampaikan materi pada workshop "Pengembangan budaya kerja" di Departemen Agama, Jumat (13/3) yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Depag.<>

Salah satu bentuk spiritualisasi itu, kata Tolchah, misalnya aparat Depag harus berupaya menjauhi perbuatan dosa. "Untuk itu harus aparat membersihkan diri, bukan hanya bajunya, tapi juga dari perilaku yang menjurus kepada perbuatan dosa baik besar maupun dosa kecil," urai Wakil Rais Aam PBNU ini.

Disamping itu lanjut dia, aparat Depag hendaknya dalam melakukan tugas berbuat tanpa pamrih. "Jangan memberikan jasa dengan berharap mendapat imbalan yang lebih besar. Karena dengan perbuatan itu dapat mengarah pada manipulasi," ujarnya.

Sementara Sekjen Depag Bahrul Hayat, Ph.D mengatakan bahwa organisasi birokrasi yang ideal adalah organisasi yang mampu memberikan dampak posisif bagi masyarakat dan mampu menjalankan tugas secara tepat, cepat, berdaya guna dan berhasil guna.

Menurut dia Ikhlas Beramal yang merupakan motto Departemen Agama harus dimaknai sebagai sikap aparatur yang memberikan pelayanan kepada pihak-pihak terkait dan melaksanakan tugas secara sesuai dengan kewajibannya secara optimal.

Ikhlas beramal juga harus dimaknai bahwa seorang aparatur memperoleh haknya sesuai peraturan perundangan dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan tugasnya dan tidak menuntut sesuatu diluar hak yang diterimanya.

"Ikhlas beramal meniscayakan pelayanan yang professional bukan pelayanan seikhlasnya sebab pelayanan yang seikhlasnya berarti bertentangan dengan makna ikhlas itu sendiri," kata Sekjen. (dpg/nam)
BNI Mobile