Lebaran, Makam Mbah Mutamakkin Ramai Pengunjung

Lebaran, Makam Mbah Mutamakkin Ramai Pengunjung
Pati, NU Online
Makam Mbah Mutamakkin, salah seorang yang dipercayai sebagai pemilik karomah (waliyullah) di pesisir utara Jawa Tengah ramai dikunjungi oleh para peziarah dari luar kota. Kunjungan para peziarah ke makam yang terletak di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, ini terus meningkat pada hari-hari lebaran.

Kebanyakan pengunjung justru datang dari luar kota pada hari-hari lebaran. Demikian dinyatakan Ahmad, salah seorang penduduk yang tinggal di sekitar makam Mbah Mutamakkin, Sabtu (26/9).<>

"Pendatang dari luar kota ini rata-rata adalah tamu yang usai bersilaturrahim ke kediaman KH Sahal Mahfudh (Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama). Asal daerah mereka, biasanya dapat ditandai dari nomer polisi kendaraan yang dikendarainya," tutur Ahmad kepada NU Online.

Mbah Mutamakin diyakini sebagai waliyullah oleh para pengunjung yang ingin mendapatkan barokah dan berdoa di sana. Mbah Mutamakkin adalah salah seorang wali yang masih memiliki garis keturunan hingga Sunan Kudus dan Joko Tingkir. Mbah Mutamakkin pernah terlibat perseteruan dengan Katib Anom, salah seorang kadhi keturunan Sunan Kudus yang mengabdi kepada Kerajaan Mataram Islam.

Menurut para penduduk setempat, Mbah Mutamakkin memiliki karya yang sangat terkenal yang disebut sebagai Serat Cebolek. Serat ini berisi tentang panduan tata krama dalam bermasyarakat. Serat ini ditulis di sebuah desa bernama Cibolek, desa asal Mbah Mutamakkin sebelum pindah Kajen. (min)
BNI Mobile