IMG-LOGO
Warta

Subsidi Benih-Pupuk Harus Diberikan Langsung pada Petani

Kamis 15 Oktober 2009 15:39 WIB
Subsidi Benih-Pupuk Harus Diberikan Langsung pada Petani
Jakarta, NU Online
Serikat Petani Indonesia (SPI) meminta pemerintah agar subsidi benih dan pupuk diberikan langsung kepada petani, bukan kepada industri pupuk atau industri benih seperti yang selama ini terjadi.

Demikian disampaikan Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis (15/10).<>

”Subsidi yang diberikan selama ini masih bias dan tidak secara langsung menyentuh petani. Subsidi pupuk, misalnya yang diberikan lewat industri pupuk kemungkinan besar digunakan juga oleh perusahaan-perusahaan perkebunan besar,” katanya

Pemerintah juga diminta segera mengambil tindakan untuk, menaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terutama untuk Gabah Kering Panen (GKP) karena HPP yang sekarang sudah tergerus inflasi. Petani membutuhkan insentif harga yang pantas dari hasil panennya.

Sementara itu Program Pembaruan Agraria Nasional (PPAN) yakni untuk membagikan tanah kepada petani juga diminta segera dilaksanakan. Sebagian besar petani Indonesia adalah petani gurem dengan rata-rata kepemilikan tanah para petani kita dibawah 0,5 hektar.

Dalam keadaan tersebut pemerintah harus segera melakukan landreform atau redistribusi tanah kepada rakyat. ”Hampir semua negeri maju melakukan landreform dan berhasil menyejahterakan petaninya,” kata Henry.

Untuk mengurai kepadatan penduduk di pulau Jawa, kata Henry, program transmigrasi harus kembali digalakkan.

"Tanpa adanya kebijakan-kebijakan yang berpihak terhadap petani miskin, maka pembangunan akan gagal mencapai tujuan asasinya seperti yang diamanatkan oleh Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," katanya. (nam)
Bagikan:
IMG
IMG