IMG-LOGO
Warta

MUI Samarinda Tolak Film 'Suster Kramas'


Ahad 27 Desember 2009 15:16 WIB
Bagikan:
MUI Samarinda Tolak Film 'Suster Kramas'
Samarinda, NU Online
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda menolak pemutaran film dengan judul 'Suter Kramas' yang rencananya akan ditayangkan secara serentak di berbagai daerah menjelang pergantian tahun, yakni 31 Desember 2009.

"Kami menolak pemutaran film Suster Kramas yang akan diputar di Samarinda," kata Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim di Samarinda, Sabtu (26/12).<>

Film yang dibintangi bintang porno Jepang, Rin Sakuragi, pengganti Miyabi tersebut direncanakan akan diputar serentak di bioskop di seluruh Indonesia pada malam tahun baru.

"Tidak ada nuansa pendidikan pada film itu tetapi justru dapat merusak moral generasi muda. Sudah bisa dipastikan bahwa jika film itu diputar, penontonya didominasi oleh kalangan remaja," kata Zaini Naim.

Film garapan Maxima Picture tersebut menggambarkan kedatangan seorang gadis Jepang ke Indonesia untuk mencari saudaranya yang bekerja sebagai perawat. Persoalan yang kemudian banyak menuai kecaman adalah film horor yang dibintangi gadis kelahiran Hyogo, Jepang, pada 03 Maret 1989 itu tidak terlepas dari adegan porno yang diperankan Rin Sakuragi.

"Film ini tidak layak ditonton, karena hanya memamerkan aurat wanita sehingga MUI meminta pihak terkait di Samarinda melarang pemutaran film itu" katanya.

Selain mengimbau agar mmasyarakat tidak menonton film itu, MUI Samarinda juga akan meminta pihak terkait yang memiliki kewenangan agar melarang pemutaran film itu di Samarinda.

Manajer Studio 21 Samarinda Central Plasa, Bono mengatakan bahwa dirinya belum menerima pemberitahuan tentang rencana pemutaran film Suster Keramas tersebut. (ant)
Bagikan:
IMG
IMG