IMG-LOGO
Daerah

IPNU/IPNU Brebes Pelatihan Administrasi Keorganisasian

Kamis 13 Mei 2010 16:27 WIB
Bagikan:
IPNU/IPNU Brebes Pelatihan Administrasi Keorganisasian
Brebes, NU Online
Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar pelatihan Administrasi. Pelatihan ini digelar guna meningkatkan pengetahuan para pelajar NU tentang keadministrasian organisasi.

“Meski adminitrasi organisasi IPNU-IPPNU sudah tertata baik, namun pengadministrasi yang sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) perlu kita tingkatkan,” ujar Ketua PC IPNU Brebes Ahmad Munsip di sela Pelatihan Administrasi IPNU-IPPNU di Gedung MTs Maarif NU 01 Jalan Yos Sudarso Brebes, Kamis (13/5).<>

Minimal, lanjut, para sekretaris di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) mengenal secara gambling tentang tata kelola administrasi organisasi. “Ada 34 peserta dari 17 PAC se Kabupaten Brebes yang mengikuti pelatihan ini,” terangnya.

Pelatihan di buka Ketua PC NU Brebes  Drs. H Athoillah. Dia menyambut baik kader NU yang membekali diri dengan mengikuti pelatihan administrasi. Sehingga diharapkan dapat lebih menata organisasinya menjadi organisasi yang modern. “Ciri-ciri organisasi modern, antara lain terlihat pada tertib administrasinya,” terangnya.

Makanya dia berpesan agar tidak menyia-nyiakan pelatihan ini. Dan hendaknya dapat ditularkan ke tingkat ranting. “Ilmu yang bermanfaat itu bagai pohon yang berbuah,” ucapnya.

Ketua Bidang Pengkaderan Pengurus Pusat IPNU Khoirul Muslimin kepada NU Online menjelaskan, pada dasarnya perangkat administrasi IPNU-IPPNU sudah lengkap. Hanya saja, data-data yang terangkum di dalamnya belum sampai hingga tingkat ranting. “Keterbatasan dana yang dimiliki PP IPNU menjadikan distribusi data dan perangkatnya mandeg sampai ke tingkat wilayah saja,” terangnya.

Untuk memudahkannya, lanjut Khoirul, akan ditempuh melalui jalur data online. Pengelolaan data bias diunduh melalu website IPNU-IPPNU. “Hanya saja belum optimal, meskipun SDM nya telah terpenuhi,” terangnya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi konsep dasar administrasi, manajemen organisasi, tata pengelolaan administrsi, teknik proposal dan penugasan. Para pemateri terdiri dari Pengurus Wilayah dan Pengurus Pusat IPNU-IPPNU. Pelatihan ini dilengkapi dengan piranti computer dan sambungan internet secara online. (was)
Bagikan:
Rabu 12 Mei 2010 10:26 WIB
KH Muad-Kusnandi Terpilih Jadi Syuriyah dan Tanfidziyah NU Kersana
KH Muad-Kusnandi Terpilih Jadi Syuriyah dan Tanfidziyah NU Kersana
Brebes, NU Online
Setelah vakum lebih kurang dua tahun akibat Ketua Tanfidziyah Syamsudin meninggal dunia, akhirnya Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kersana kini memiliki Ketua Baru.

Melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) KH Muad-Kusnandi Terpilih Jadi Suriyah dan Tanfidziyah NU Kersana Brebes periode 2010-2015.<>

KH Muad secara aklamasi mendapatkan suara terbanyak pada putaran pertama dengan peroleh suara 6 suara. Sementara 7 kandidat lainnya hanya memperoleh masing-masing 1 suara.

“Karena syarat minimal harus memperoleh 4 suara, maka secara otomatis Kiai Muad berhak menjadi Rais Suriyah,” ujar Sekretaris PC NU Kab. Brebes Ali Nurdin yang menjadi pimpinan siding pada Konfercab Kersana Ahad (9/5) lalu. (mad)
Rabu 5 Mei 2010 10:3 WIB
MWCNU Jekulo Bangun Kantor
MWCNU Jekulo Bangun Kantor
Kudus, NU Online
Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama’ (MWCNU) Kecamatan Jekulo kabupaten Kudus mulai  membangun kantor berlantai dua di Jalan Siliwangi desa Gondoharum.

Sebagai tanda dimulainya pembangunan, Ahad (2/5) lalu telah dilakukan peletakan batu pertama bersamaan dengan pembangunan gedung terpadu SMK NU Ma’arif 2 Kudus oleh pengurus Cabang NU yang disaksikan tokoh ulama setempat serta pengurus MWCNU Jekulo.<>

Ketua MWCNU Jekulo H Shulhan mengatakan pembangunan gedung ini salah satu  program dan cita-cita warga NU Kecamatan Jekulo yang selama ini mengidam-idamkan mempunyai gedung sekretariat sendiri.

“Di saat tuntutan NU menjadi jam’iyah, penataan organisasi harus mulai dilakukan baik struktur maupun infrasturukturnya. Salah satunya kantor inilah akan menjadi sarana yang ideal untuk memudahkan menggerakkan NU di semua tingkatan,” ujarnya.

Menurut Sulkhan, gedung yang sedang dibangun ini menempati tanah wakaf seluas + 5000 m² dan proses pembangunannya akan dibiayai secara swadaya warga NU Jekulo.

“Dengan berupaya kerja keras pengurus NU serta swadaya warga NU, pembangunan ini direncanakan akan selesai dalam waktu 4 bulan,” tandasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya ketua PCNU Kab Kudus. H Chusnan MS mengatakan  Kantor NU berlantai dua ini nantinya akan menjadi gedung kebanggaan warga NU Jekulo. Begitu pula, Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif 2 Kudus akan menambah kemajuan pendidikan NU di kabupaten Kudus.

“Atas nama PCNU Kudus, kami sangat apresiatif atas pembangunan kedua gedung ini. Semoga esksisten NU dan pendidikan Ma’ariof akan berkembang mewujudkan cita-cita perjuangan dan mempertahan ajaran Islam ahlussunnah wal Jamaah,” tegas.Chusnan. (adb)
Selasa 4 Mei 2010 15:11 WIB
Jelang UASBN, RSDBI Lada I-II Gelar Istighotsah
Jelang UASBN, RSDBI Lada I-II Gelar Istighotsah
Pamekasan, NU Online
Pagelaran UASBN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional) untuk sekolah dasar (SD) akan digelar hari ini. Beberapa SD sudah melakukan persiapan. Salah satunya, RSDBI (Rintisan Sekolah Dasar Berstandar Internasional) Lawangan Daya (Lada) I dan II Kabupaten Pamekasan.

Dengan menggelar doa bersama di Masjid Al-Anwar, beberapa siswa dan guru terlihat khusuk mengikuti kegiatan tersebut. Maksud diadakannya doa bersama ini, memohon kepada Allah SWT, agar semua usaha-usaha yang telah dilakukan sebelum ujian dapat berbuah keberhasilan dan kesuksesan. Selain itu, mereka berharap bisa meraih nilai di atas rata-rata atau SKL (standar kelulusan).<>

Sundari selaku kepala sekolah mengatakan, ada beberapa persiapan yang sudah dilakukan sebelum menjelang pelaksanaan ujian berlangsung. Antara lain pada bulan Maret lalu pihaknya sudah menggelar tryout sebanyak 5 kali yang bekerja sama dengan salah satu penerbit, diknas, dan lembaga lainnya. Pada April lalu, Sundari akui memberi pelajaran tambahan untuk setiap mata pelajaran yang akan diuji.

"Antara lain Matematika, IPA, dan Bahasa," katanya seperti dilansir Radar Madura.

Selain persiapan tersebut, sejak semester II pihaknya juga memberi tambahan jam pelajaran. Yang semula hanya tujuh jam menjadi delapan jam dan beberapa ekstrakurikuler lainnya. Di sekolah yang dipimpinnya, jumlah siswa kelas VI yang akan mengikuti UASBN ini berjumlah 135 siswa, yang terdiri dari Lada I dan II.

Dia juga mengatakan, pihaknya tetap meminta dukungan dari masyarakat, khususnya dari para orang tua murid. Sebab, diakuinya, kesuksesan RSDBI Lada I dan II Pamekasan tidak terlepas dari dukungan masyarakat, komite sekolah, dan bimbingan dari diknas. Terutama pengawas dan Kepala Cabang Dinas Pademawu serta stakeholders pendidikan lainnya.

Menurutnya, RSDBI Lada I dan II merupakan satu-satunya sekolah setingkat SD yang berstandar internasional. "Dukungan harus ada karena sekolah tidak akan maju tanpa support," terangnya. (ful)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG