IMG-LOGO
Warta

Lahore Luncurkan Situs Muslim Tandingan Facebook


Senin 31 Mei 2010 22:05 WIB
Bagikan:
Lahore Luncurkan Situs Muslim Tandingan Facebook
Jakarta, NU Online
Sekelompok pemuda ahli Teknologi Informasi di wilayah pusat budaya dan hiburan Pakistan, Lahore, meluncurkan situs jejaring sosial baru. Para pemuda yang terdiri dari enam orang ahli IT  ini meluncurkan sirus www.millatfacebook.com untuk menandingi jejaring sosial Facebook yang telah ada. 

Peluncuran situs ini ditujukan untuk muslim agar bisa berinteraksi secara online dan memprotes segala bentuk penghujatan. Terutama sekali akibat adanya karikatur yang menghujat Nabi Muhammad telah menimbulkan kemarahan dunia Muslim.<>

Tindakan ini muncul setelah pengadilan Pakistan meminta pemblokiran Facebook hingga 31 Mei akibat tingginya penentangan pada halaman ‘Everyone Draw Mohammed Day’ yang dianggap menghujat dan tindakan asusila.

“Millatfacebook adalah situs jejaring sosial pertama yang dibuat Pakistan. Situs ini bagi muslim dan untuk muslim, orang berprilaku baik dari agama lain juga diperbolehkan,” tulis situs tersebut kepada setiap orang yang tertarik untuk masuk, Senin (31/5).

Sementara Facebook disingkat dengan FB situs itu dijuluki dengan MFB. Para pendiri mengatakan bahwa para profesional lain sedang bekerja untuk menawarkan fitur sama seperti Facebook yang berbasis di California yang sangat populer.

Setiap anggota memiliki ‘dinding’ bagi teman-teman mereka mengirim komentar. Situs ini juga menawarkan email, foto, obrolan dan fasilitas kotak diskusi.

Kata ‘Millat’ biasanya digunakan para muslim untuk mengartikan nasionalisasi mereka. Situs ini mengklaim telah menarik 4.300 anggota selama kurun waktu tiga hari, kebanyakan berbahasa Inggris dan Pakistan berumur 20 tahunan.

Jumlah penggemar mungkin berkembang, namun komunitas ini cukup tertinggal dari pecinta Facebook di Pakistan yang berjumlah 2,5 juta. Di lain pihak, Facebook belum memberikan tanggapan.

“Kami ingin mengatakan kepada orang Facebook bahwa jika mereka membuat kekacauan dengan kami, mereka akan menerima konsekuensinya,” kata Usman Zaheer, 24 tahun, kepala situs baru tersebut.

“Jika seseorang berkomitmen untuk melawan Nabi Muhammad kami, maka kami akan menjadi pesaing mereka dan memberikan kerugian bisnis pada mereka,” ujarnya.

Sementara situs itu menunjukkan telah mendapat ketertarikan. “Alasan keberadaan forum ini diperuntukkan bagi seluruh muslim di seluruh dunia, tidak hanya di Pakistan. Jadi menggunakan kata ‘Millat’ sangatlah bagus!” tulis seorang user

“Bagus teman. Kalian telah membuat alternatif yang hebat bagi seluruh umat muslim!” Namun, tidak hanya itu, ada pula beberapa tanggapan yang menunjukkan kekecewaan. “Butuh banyak game. Saya kangen dengan cafe world.” Situs Facebook memang menyediakan cafe virtual bagi anggota mereka.

“Ini memang ide yang bagus... karena bisa memberikan kita forum untuk berhubungan, namun jangkauannya masih terlalu terbatas,” kata Mohammad Adeel, ahli farmasi berusia 31 tahun di Karachi, yang bergabung di situs ini untuk terkoneksi dengan teman-temannya akibat adanya larangan Facebook. (syf)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG