IMG-LOGO
Warta

ISNU Brebes Bertekad Kuatkan Gerakan Ilmiah

Sabtu 25 September 2010 20:3 WIB
Bagikan:
ISNU Brebes Bertekad Kuatkan Gerakan Ilmiah
Brebes, NU Online
Gerakan Ilmiah menjadi ladang garapan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU). Komitmen tersebut dilakukan mengingat kemampuan intelektual yang disandang para Sarjana NU diharapkan akan mampu menguatkan NU dalam berbagai sendi perjuangannya.

“Paduan antara keimanan, ketakwaan, intelektual dan profesionalisme yang dimiliki para Sarjana NU, menjadi bekal ikhtiar memperjuangkan kesejahteraan Nahdliyin dan rakyat Indonesia pada umumnya,” ujar Ketua ISNU Brebes H Edy Setyawan Lc MA usai pengukuhan Pengurus PC ISNU Brebes di aula MTs Negeri Model Brebes, Jumat (24/9).<>

Sehingga, lanjutnya, ribuan Sarjana NU yang tercecer akan dihimpun untuk dimintai sumbangsihnya sesuai dengan disiplin ilmu yang dimilikinya. Termasuk para Sarjana NU asal Brebes yang berdomisili diluar daerah. “Potensi ini harus maksimalkan, agar Nahdliyin makin terangkat derajat kesejahteraannya,” ucap Edy.

Apalagi, kata Edy, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes masih menempati posisi ke-35 dari 35 Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Karena mayoritas penduduk Brebes adalah Nahdliyin (warga NU), maka sumbangsih ISNU sangat dibutuhkan. “Nah, kiprah nyata ISNU kepada Nahdliyin, sangat berpengaruh terhadap peningkatan IPM Brebes,” ajaknya.

Keinginan kiprah nyata Sarjana NU juga disampaikan Ketua PCNU Brebes Drs KH Athoillah saat menyampaikan sambutan pelantikan. Atho berharap ISNU membantu Jamiyah NU sesuai bidangnya secara riil. “ISNU, secara riil harus mampu menghidup-hidupi NU bukan malah minta hidup di organisasi,” tukasnya.

Para Sarjana NU, dari berbagai disiplin ilmu dapat berbuat banyak untuk NU. Asalkan, pertama, Anggoa ISNU rela berkorban. Artinya, bila sudah niat berjuang dilahan NU maka dibutuhkan pengorbanan. “Pengorbanan agar tidak sia- sia maka harus ikhlas,” kata kata Kang Atho, panggilan akrab KH Athoillah.

Kedua, ditempuh kebersamaan. Ibarat filosofi permainan sepak bola, maka meskipun berada pada posisi yang berbeda-beda tapi harus saling kerja sama. Dikandung maksud, agar heppy endingnya adalah gool. Demikian juga seperti filosofi kedua tangan yang selalu kerja sama dalam situasi apapun.

Ketiga, menjaga persatuan. Keempat Harga menghargai. Dan Kelima, bangga menjadi anggota ISNU. “Jangan ketika mahasiswa bangga menjadi PMII, HMI, KPMDB, tapi jadi ISNU malah melempem,” selorohnya.

Sebagai orang NU, lanjutnya, patut bangga karena sebagai organisasi terbesar. Dari 1,9 juta penduduk Brebes 64 prosennya adalah Nahdliyin. Tentu konsekwensinya, jangan cuma membanggakan diri. Tetapi harus mampu membuktikan diri dengan memanfaatkan ilmu yang telah kita raih untuk kemaslahatan umat. “Adalah anugrah Illahi bahwa kita memiliki kemampuan untuk mendengar, melihat dan berfikir,” tandasnya.

Ikatan Sarjana NU Cabang Brebes terbentuk sejak 26 Agustus 2010 dilantik dan dikukuhkan oleh Rois Syuriyah PC NU Brebes KH Aminudin Mashudi. Mereka yang dilantik Ketua H Edy Setyawan Lc MA, Sekretaris Wahib Isma SAg dan Bendahara dipercayakan kepada H Azizil Ghofar SE dan 11 pengurus harian serta 25 seksi bidang. Mereka akan menunaikan tugasnya untuk masa bakti tahun 2010-2013.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pengurus Cabang NU, Ketua Muslimat NU Hj Nurhalimah, Pengurus Fatayat NU, Ketua Ansor NU H Agus Mudrik Khaelani Al Hafidz, Pengurus IPNU-IPPNU dan lembaga serta lajnah NU serta ratusan Sarjana NU se Kabupaten Brebes. (was)
Bagikan:
Sabtu 25 September 2010 21:12 WIB
Ahmadinejad Ungkapkan Keterlibatan AS
Ahmadinejad Ungkapkan Keterlibatan AS
New York, NU Online
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Kamis dalam sidang PBB mengemukakan bahwa sebagian besar orang yakin pemerintah Amerika Serikat berada di belakang serangan 11 September 2001, satu pernyataan yang membuat delegasi AS segera meninggalkan ruang konferensi itu.

Berpidato di sidang majelis Umum PBB, ia mengatakan sebagian besar pejabat pemerintah AS dan negarawan yakin kelompok Al-Qaida melaksanakan serangan bunuh diri dengan menggunakan pesawat yang menghancurkan Gedung World Trade Center New York itu dan menghantam Pentagon.<>

Menurut teori lain, katanya ada "beberapa bagian dalam pemerintah AS merekayasa serangan itu untuk mengalihkan perhatian atas menurunnya ekonomi AS, dan cengkeramannya atas Timur Tengah, untuk menyelamatkan rezim Zionis." Ahmadinejad biasa mengacu Israel sebagai "rezim Zionis."

"Mayoritas rakyat Amerika serta sebagian besar negara dan politisi di seluruh dunia setuju dengan pandangan ini," kata Ahmadinejad pada sidang Majelis Umum PBB yang beranggotakan 192 negara, dan menyerukan PBB membentuk "satu tim pencari fakta" untuk menyelidiki peristiwa 11 September itu. (ant)
Sabtu 25 September 2010 19:4 WIB
PBNU: Ancaman Disintegrasi Harus Segera Ditangani
PBNU: Ancaman Disintegrasi Harus Segera Ditangani
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan semua pihak untuk secara serius menangani ancaman disintegrasi bangsa yang semakin sering muncul setelah "ditinggalkannya" nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

"Ketegangan-ketegangan yang mengancam integrasi harus segera ditangani," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj ketika berpidato dalam acara Halal Bihalal PBNU di Jakarta, Jum'at (24/9) malam.<>

Dalam acara yang digelar di Auditorium Langen Palikrama Pegadaian (samping Gedung PBNU) ini, Said Aqil menjelaskan, ketegangan antara lain muncul sebagai ekses dari otonomi daerah, pemilihan kepala daerah secara langsung, dan jumlah partai yang terlalu banyak, yang tentunya harus dicari solusinya.

"Ketegangan juga dipicu adanya keinginan sementara pihak untuk mengganti ideologi dan bentuk negara. Bagi NU, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sudah final," tandasnya.

Halal bihalal PBNU yang digelar di auditorium Pegadaian di Jalan Kramat Raya itu dihadiri seluruh unsur kepengurusan PBNU serta Pengurus Wilayah NU dari berbagai daerah. Sebelum acara halal bihalal, PBNU juga menggelar rapat koordinasi dengan berbagai unsur kepengurusan di tingkat PBNU dan PWNU. (min)
Sabtu 25 September 2010 17:48 WIB
7500 Warga Palestina dalam Tahanan Israel Mogok Makan
7500 Warga Palestina dalam Tahanan Israel Mogok Makan
Yerusalem, NU Online
Hari ini sekitar 7.500 tahanan Palestina di penjara Israel akan melakukan aksi mogok makan untuk menuntut hak mereka mendapatkan keadilan. Lewat aksi ini mereka melakukan tekanan baru terhadap Israel yang bertujuan meringankan hukuman dan penderitaan yang mereka terima selama ini.

Ketua Departeman Penerangan Kementerian Urusan Tahanan dan Eks Tahanan, Riyad Asyqar menyerukan segenap rakyat Palestina melakukan aksi solidaritas untuk para tahanan di penjara Israel. Mereka juga diharapkan bisa membentuk kekuatan guna mendukung para tahanan dalam merealisasi tuntutan para tahanan.<>

Dalam salinan pernyataan persnya, Asyqar menyebutkan penderitaan yang dialami tahanan di penjara Israel melampaui batas yang dibayangkan. Ia menjelaskan pada saat yang sama terdapat instruksi dari penjajah Israel untuk melakukan tekanan dan intimidasi dengan semua cara guna menekan para tahanan.

Asyqar menuding penjajah Israel dan aparat penjara bertanggung jawab penuh atas nyawa para tahanan. Ia menjelaskan bahwa para tahanan mengalami penyerangan yang belum pernah terjadi yang menyebabkan puluhan orang luka-luka. Demikian seperti dilansir situs infopalestina.com

Ia meminta organisasi internasional khususnya Palang Merah Internasional melakukan intervensi segera dan mengirimkan tim untuk melakukan investigasi di penjara Israel guna melihat perlakukan penjajah Israel terhadap para tahanan. Langkah ini juga diharapkan bisa menghentikan aksi kekerasan yang dilakukan pasukan penjajah terhadap para tahanan. (syf)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG