IMG-LOGO
Warta

BAZ Jabar Serahkan Bantuan Benih Padi ke Petani Merapi


Senin 24 Januari 2011 19:22 WIB
Bagikan:
BAZ Jabar Serahkan Bantuan Benih Padi ke Petani Merapi
Bandung, NU Online
Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama dan juga penyambung amanah dari para muzzaki (pemberi zakat), Badan Amil Zakat (BAZ) Jabar menyerahkan bantuan berupa benih, pupuk dan obat-obatan pertanian organik senilai Rp. 20 Juta. Bantuan diberikan kepada para petani korban Bencana erupsi Gunung Merapi yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Dusun Kedawung, Desa Sambung, Kec. Srumbung, Magelang.

Penyerahan bantuan disaksikan Kepala Dusun Kedawung, Sutopo, dan juga Ketua Ikatan Petani Pengendalian Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Kab. Magelang, Ahmad Majidun. Menurut Ahmad Majidun, bantuan ini sangat diperlukan oleh para petani terutama di Kecamatan Srumbung.<>

"Petani merupakan korban bencana erupsi Merapi yang cukup parah. Lahan pertanian di daerah yang terkena letusan saat ini masih membutuhkan perlakuan khusus untuk pemulihan (recovery) pasca bencana," katanya, Senin (24/1).

Kondisi lahan pertanian terutama kebun salak pondoh yang merupakan komoditi unggulan hampir seluruhnya rusak terkena guyuran abu vulkanik yang sangat tebal.

"Paling tidak butuh waktu 3 tahun untuk memulihkan kembali kebun salak itu. Saat ini petani membutuhkan alternatif di antaranya benih tanaman sayuran yang usia tanamnya pendek, sehingga bisa dipanen dalam waktu dekat guna menopang kehidupan mereka pasca bencana tanpa harus bergantung pada bantuan pihak lain," katanya seperti dilansir Pikiran Rakyat.

Sementara itu, BAZ Jawa Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua BAZ, H. Adam Anhari, seusai menyerahkan bantuan tersebut mengatakan pihaknya sangat tertarik dengan pengembangan pertanian organik sebagaimana yang dirintis petani Desa Sambung di bawah arahan IPPHTI setempat.

"Bantuan dari BAZ Jawa Barat sengaja diberikan dalam bentuk benih tanaman holtikultura dan pupuk organik ini agar bantuan langsung tepat sasaran dan dapat dipetik hasilnya dalam jangka panjang," kata Adam. (ful)
Bagikan:
IMG
IMG