Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Para Kyai Muda NU Lakukan Berbagai Kunjungan di London dan Oxford University

Para Kyai Muda NU Lakukan Berbagai Kunjungan di London dan Oxford University

Leeds, NU Online
Sebagai bagian dari short course, rombongan PBNU yang sedang belajar manajemen pesantren di Leeds University melakukan kunjungan ke London pada tanggal 22 – 26 Januari. Tempat-tempat yang dikunjungi berkaitan dengan masyarakat Indonesia, dunia keislaman dan hubungan dengan pemerintah Inggris.
 
Rombongan berangkat dengan menggunakan kereta api dari Leeds ke London pada jam 14.05 dan sampai di Stasiun King Cross London pada pukul 18.00 atau menempuh waktu perjalanan sekitar 4 jam. Waktu yang ditempuh cukup lama karena harus pindah dengan bus karena terdapat rel kereta yang diperbaiki. Sesampai di London, 13 peserta menginap di Wisma Merdeka sedangkan 7 lainnya menginap di Wisma Caraka.
 
Perjalanan dengan menggunakan kereta api ini dimanfaatkan untuk melihat-lihat pemandangan di pedesaan Inggris dengan berbagai tanamannya. Sayang, saat ini sedang musim dingin sehingga ternak sapi yang biasanya merumput tidak tampak dipadang gembalaannya.
 
Minggu pagi, 23 Januari, acara diisi dengan jalan-jalan untuk mengetahui obyek wisata penting yang ada di London, seperti Istana Buchingham tempat tinggal ratu Elizabeth, Trafalgar Square yang merupakan titik pusat kota dengan patung dan air mancur dan juga melewati London Bridge, yang merupakan jembatan tertua di Inggris. Acara jalan-jalan ini sekaligus sebagai media untuk belajar tentang sejarah Inggris.
 
Sore harinya, diadakan pengajian di KBRI, 38 Grosvenor Square, London yang akan dihadiri oleh masyarakat Indonesia dan NU. Pada pengajian yang rutin dilakukan setiap satu bulan sekali ini, Dubes RI di Qatar Abdul Wahid Maktub yang selama ini aktif membantu KH Hasyim Muzadi untuk urusan luar negeri memberi ceramah tentang hikmah dibalik tsunami Aceh.
 
Selanjutnya pada Senin, 24 Januari, peserta mengunjungi Gereja Anglikan di London. Disana dilakukan dialog tentang fungsi dari masing-masing simbol dan tempat yang ada dalam gereja seperti altar, tempat pembaptisan sekaligus penjelasan cara-carannya dan hal penting lainnya yang berkaitan dengan tradisi gereja.
 
Pada sore harinya rombongan diterima oleh Dr. Kerry Brown yang merupakan perwakilan Inggris untuk urusan Indonesia, Philipina, dan Timor Timur. Pada pertemuan ini, delegasi NU mempertanyakan tentang kebijakan luar negeri Inggris yang menyangkut kebijakannya dengan dunia Islam seperti penyerangannya ke Irak bersama dengan Amerik Serikat.
 
Kegiatan pada Senin tersebut belum berakhir, malam harinya, rombongan dijamu secara resmi oleh KBRI. Hadir dalam pertemuan tersebut para pejabat kedubes RI yang ada di Inggris, termasuk bapak Bambang yang selama ini banyak membantu delegasi selama di Inggris.
 
Kegiatan pada Senin 25 Januari pagi berupa kunjungan ke Gedung Parlemen yang ditemui oleh ketua kelompok kerja parlemen untuk Indonesia Win Griffiths dan Emily bird. Rombongan juga sempat melihat proses persidangan parlemen Inggris yang saat itu sedang melakukan dengar pendapat tentang kebijakan Menlu Inggris dengan beberapa menteri muda Menlu.
 
Sore harinya, dilakukan pertemuan dengan Muslim Council of Britain yang bertempat di gedung British Council yang dihadiri oleh Direktur Muslim Council of Britain Taher Alam, Association of Muslim Schools United Kingdom (AMSUK) Idris Mear, SN BOKhari dan juga Aidinal Al Rasyid dari British Council.
 
Hari terakhir yang ditunggu-tunggu pada Selasa, 26 Januari adalah kunjungan ke Oxford University, khususnya di Oxford Center for Islamic Studies. Selama di Oxford dilaksanakan diskusi dan presentasi oleh Dr. Hasan Abedin dengan judul The Aim and Activities of Centre, Prof. Muhammad  Talib dengan judul Madrassah in the Modern World, Dr. Johan Meuleman dengan judul Islamic Education in Europe and Indonesia: A Comparative Perspektive. Dalam hal ini wakil dari PBNU juga diminta untuk mempresentasikan program pendidikan di NU.
 
Kunjungan ke Oxford merupakan kunjungan terakhir di London selama 4 hari yang melelahkan dan selanjutnya semua peserta pulang ke Leeds dengan menggunakan kereta ap<>

BNI Mobile