IMG-LOGO
Warta

Ansor Gelar Pesantren Kilat Bentengi Calon Mahasiswa dari NII


Senin 2 Mei 2011 16:37 WIB
Bagikan:
Ansor Gelar Pesantren Kilat Bentengi Calon Mahasiswa dari NII
Jombang, NU Online
Bersamaan dengan dibukanya pendaftaraan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Gerakan Pemuda Ansor Jombang menggelar pesantren kilat (Sanlat) bagi lulusan SMA/SMK dan MA. Kegiatan Sanlat diikuti sekitar 60 peserta dari 4 kabupaten, yang akan meneruskan ke jenjang Perguan Tinggi Negeri (PTN).

Insyaallah meski hanya mondok satu bulan, lulusan pesantren kilat ini tidak menjadi NII, Kalau menjadi NU iya,”ujar Adung Abdurrahman wakil sekretaris PP GP Ansor yang membuka kegiatan yang berlangsung di PP Bahrul Ulum Tambakberas, Senin (2/5).<>

Sanlat lanjut Adung, sebagai upaya GP Ansor mempersiapkan generasi NU terutama yang memiliki potensi bisa masuk PTN namun secara ekonomi kurang. ”Semua kegiatan dan fasilitas telah disediakan. Dan tidak dipungut biaya dalam pelaksanaan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan sanlat yang digelar selama satu bulan ini, mulai 1 – 27 Mei mendatang dan ditempatkan di lingkungan Pondok Tambakberas, para peserta akan mendapatkan bimbingan akhlakul karimah, kepemimpinan, serta wawasan islam ala Ahlussunah waljamaah.

”Kita harus persiapkan generasi NU yang mumpuni disegala bidang. Namun harus dibentengi dengan wawasan ahlussunah waljamaah terlebih dahulu, sehingga bisa menyebarkan Islam yang damai, dan tidak terjerat NII atau Islam garis keras,” tambahnya.

Disamping diajarkan tentang Islam yang moderat, peserta yang memang lulusan SMA/SMK dan MA ini juga mendapatkan bimbingan belajar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Khusunya mereka yang berminat masuk jurusan Ekonomi, Pertanian, Kedokteran, Matematika.

”Untuk sanlat ini memang yang ditargetkan adalah mereka yang akan kuliah di eksakta, seperti kedokteran, IPA, IPS matematika, pertanian, Tidak ada jurusan agama,” ungkap Adung seraya menceritakan saat kemerdekaan NU mendapatkan jatah menteri terpaksa diisi orang lain, karena organisasi Islam terbesar belum memiliki kader yang sesuai bidang yang diberikan presiden terpilih waktu itu.

Sementara Ketua PC GP Ansor Jombang Sholahul Am mengatakan, kegiatan pesantren kilat diikuti sebanyak 60 peserta dari 4 kabupaten, sengaja di letakkan di pondok pesantren untuk mengenalkan calon mahasiswa dengan dunia Islam yang rahmatal lil alamain.

”Mereka bisa belajar dari pondok serta tokoh-tokoh yang ikut membangun bangsa adalah para ulama pondok, ”tandasnya, peserta berasal dari Kabupaten Jombang, Nganjuk, Ngawi dan Magetan sementara kabupaten Madiun dan kota Madiun tidak mengirimkan.

Untuk kegiatan bimbingan Sukses Selekesi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) peserta akan dipandu dari trainir berpengalaman. ”Mereka digenjot dengan bimbel materi-materi masuk PTN. Kita berharap peserta nanti bisa lulus semua masuk PTN,” pungkasnya seraya mengatakan, apalagi Kemendiknas, M Nuh telah menyatakan menambah jatah sebanyak 120 kursi disetiap PTN. (msa)
Bagikan:
IMG
IMG