IMG-LOGO
Warta

Ansor Jombang Gelar Pesantren Kilat Ramadhan di Sekolah


Selasa 16 Agustus 2011 12:03 WIB
Bagikan:
Ansor Jombang Gelar Pesantren Kilat Ramadhan di Sekolah

Jombang, NU Online
Setelah sukses menggelar pesantren kilat sukses masuk perguruan tinggi negeri (SMPTN) beberapa waktu lalu. Di bulan Ramadhan ini GP Ansor Jombang mulai menggarap kalangan pelajar SMK. Kali ini kerjasama pesantren kilat dilakukan dengan menggandeng SMKN Jombang.

Kegiatan pesantren kilat Ramadhan, antara GP Ansor kerjasama SMKN 1 Jombang dibuka langsung oleh mantan ketua PP GP Ansor H Syaifullah Yusuf yang juga wakil Gubernur Jawa Timur juga dihadiri Bupati Jombang Suyanto, Wabup Widjono serta Kepala Dinas pendidikan Muntholib.
<>
”Ini adalah salah satu kontribusi Ansor kepada pelajar di Jombang. Untuk ikut memberikan dan berpartisipasi  menanamkan nilai-nilai moral generasi pelajar,” terang H Sholahul Am Notobuowo ketua PC GP Ansor Jombang mengatakan.

Dalam kegiatan pesantren Ramadhan yang dilaksanakan selama 10 hari sejak, 11- 20 Agustus, GP Ansor diberikan waktu tiga hari untuk memberikan materi keagamaan. ”Materi yang diberikan tentang akhlakul karimah, keislaman rahmatal lil alamin, mulai Senin, Selasa dan Kamis,” imbuh Gus Aam menambahkan.

Diakuinya, pada Ramadhan kali ini, pihaknya baru melakukan kerjasama dengan satu lembaga pendidikan umum. Namun ke depan Ansor telah menawarkan kepada Dinas pendidikan untuk dilibatkan mengisi pesantren kilat Ramadhan disejumlah SMA dan SMK.

”Kalau untuk madrasah kan sudah banyak, dan memang rata-rata kader Ansor juga guru,” tandas salah satu pengasuh PP Bahrul Ulum ini membeberkan.

Semenatara itu Wakil Gubernur Saifullah Yusuf Kepada pelajar meminta agar menjauhi Narkoba. Pasalnya peredaran narkotika sudah merambah hingga kalangan pelajar dan mahasiswa. Dikatakannya, peredaran Narkoba di Jawa Timur sudah sangat emngkhawatirkan, kasus terakhir adalah ditangkapnya kurir sabu-sabu yang memasukkan barang haram dalam perutnya.

"Dan ini akan diedarkan di Jawa Timur, "bebernya, seraya mengatakan Jatim merupakan daerah ke tiga yang menjadi sasaran perdagangan obat-obat terlarang.

Wagub juga meminta pelajar memanfaatkan bulan puasa untuk lebih meningkatkan amal ibadah dengan banyak belajar agama salah satunya mengikuti pesantren kilat Ramadhan. Karena pelajar lanjut mantan ketua PP GP Ansor ini merupakan pemimpim masa depan. "Shubbanul yaum rijalul ghod, anda-anda lah yang akan menjadi bupati, kapolres, gubernur pada waktu yang akan datang," pungkasnya mengatakan.

Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Muslim Abdurrahman

Bagikan:
IMG
IMG