18 Grup Ramaikan Festival Bedug Takbir

, 18 Grup Ramaikan Festival Bedug Takbir
, 18 Grup Ramaikan Festival Bedug Takbir

Brebes, NU Online
Bagi masyarakat Indonesia, bedug merupakan warisan budaya untuk menandai datangnya waktu sholat. Bedug juga digunakan untuk mengiringi takbir pada saat hari raya idhul fitri maupun Idhul Adha. Untuk melestarikan keberadaan bedug sekaligus syiar Islam, maka Persatuan Remaja Islam Masjid Agung (PRIMA) Brebes menggelar Festival Benduk Takbir 2011.

“Terakhir, festival bedug kami gelar pada tahun 1996, setelah 15 tahun vakum, kini kembali kami menggelarnya,” ujar Ketua Panitia penyelenggara Otong Saputra saat menyampaikan sambutan panitia di Masjid Agung Brebes, Sabtu, 05 Nopember 2011.
<>
Otong menjelaskan, festival ini diikuti 18 grup dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.  Mereka bakal merebutkan piala Bupati Brebes dan sejumlah uang pembinaan. Juara pertama Rp. 2 juta, juara 2 Rp 1,5 juta, juara 3 Rp. 1 juta, juara harapan 1 Rp 500 ribu, dan juara harapan 2 Rp  250 ribu.

Festival dibuka Bupati Brebes H Agung Widyantoro dengan ditandai pemukulan bedug didampingi Wakil Bupati Hj Idza Priyanti A Md, Ketua Yayasan Masjid Agung KH Rosyidi dan sejumlah pejabat Pemkab Brebes.

Dalam kata sambutannya, Bupati mengaku gembira atas kreativitas yang dibangun oleh PRIMA. Sebab festival ini akan mampu menjadi ajang kreativitas dan debut prestasi bagi generasi muda islam. Lewat festival ini juga bisa ditarik makna penggambaran hidup saling kerja sama dan dinamis. Untuk menciptakan bunyi yang syahdu dan pukulan irama yang merdu harus dibangun saling membantu. “Irama yang indah itu terbangun bukan karena saling mendahului agar dianggap paling hebat, tapi terbangun karena saling membantu,” terang Bupati.

Demikian juga Brebes, akan menjadi wilayah yang kondusif karena seluruh umat Islam khususnya, saling bantu membantu sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Ada diposisi manapun, akan menjadi baik kalau tidak mendahului dalam menjalankan tugasnya.

Sementara Ketua Yayasan Masjid Agung Brebes Drs KH Rosyidi menilai, menghidupkan budaya yang bernafaskan Islam akan mampu membangkitkan semangat keimanan dan keislaman. “Islamiyah yang baik, akan terbangun lebih baik lagi. Juga menjadikan syiar Islam yang lebih baik juga,” tuturnya.
Setelah melalui penjurian yang cukup ketat, akhirnya tampil sebagai juara pertama Grup Al Hikmah Pekauman Brebes, juara 2 GP Ansor Kluwut Bulakamba, juara 3 Bakti Asih Wanasari, harapan 1 Atakwa Bulakamba dan juara harapan 2 Miftahusalam Pasarbatang Brebes.

Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Wasdiun

BNI Mobile