IMG-LOGO
Warta

IPNU Pamekasan Siap Gelar Diklat Keorganisasian

Ahad 18 Desember 2011 12:5 WIB
Bagikan:
IPNU Pamekasan Siap Gelar Diklat Keorganisasian

Pamekasan, NU Online
Tanggal 26 Desember 2011 nanti, Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (PC IPNU) Pamekasan pastikan siap menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) Keorganisasian.

Peserta Diklat yang akan ditempatkan di Aula DPRD Pamekasan ini melibatkan utusan dari 4 Pengurus Anak Cabang IPNU serta 48 lebih dari Pengurus Ranting dan Komisariat se-Pamekasan. OSIS se-Pamekasan pun tidak luput dari bidikan PC IPNU Pamekasan.<>

“Diklat ini akan dilangsungkan sehari penuh, dengan mendatangkan fasilitator yang tidak diragukan lagi kapabilitasnya,” ujar sekretaris umum PC IPNU Pamekasan, Abd. Latif, saat diwawancarai NU Online Sabtu (17/12) malam.

Secara terpisah, ketua panitia, Hermanto menyatakan bahwa persiapan Diklat tersebut sudah 75 persen. Dan dana yang dibutuhkan berkisar Rp. 3 juta-an.

“Dana tersebut berasal dari penyebaran proposal bantuan dana kepada pihak-pihak dan instansi-instansi terkait yang sifatnya tidak mengikat,” ujarnya.

Wakil sekretaris I PC IPNU Pamekasan, Busiri menguraikan bahwa ada beberapa hal yang melatarbelakangi digelarnya Diklat tersebut.

“Latar belakang diadakannya Diklat Keorganisasian ini ialah karena pola keorganisasian pengurus anak cabang IPNU ke bawah masih perlu disegarkan,” katanya agak diplomatis.

“Melalui Diklat inilah, diharapkan nanti pola keorganisasian di tubuh IPNU lebih baik dari sebelumnya,” tandasnya dengan wajah serius.
 


Redaktur        : Syaifullah Amin
Kontributor    : Hairul Anam

Bagikan:
Ahad 18 Desember 2011 19:9 WIB
IPPNU Pamekasan Siap Sambut Harlah IPPNU
IPPNU Pamekasan Siap Sambut Harlah IPPNU

Pamekasan, NU Online
Hari lahir (Harlah) IPPNU yang jatuh pada tanggal 2 Maret nanti, bakal disambut meriah oleh PC IPPNU Pamekasan. Pasalnya, saat ini mereka telah mempersiapkan banyak hal terkait dengan penyambutan tersebut.

“Penyambutan itu akan dimulai pada pertengahan Januari dan puncak acaranya 2 Maret 2012,” ungkap koordinator Divisi Pers PC IPPNU Pamekasan, Lailatul Fitriyah saat diwawancarai NU Online Sabtu (17/12) malam.<>

Acara tersebut, lanjut mantan pemimpin redaksi majalah Activita LPM STAIN Pamekasan itu, akan dimeriahkan dengan lomba-lomba, seminar pendidikan, dan turba. Yang dimaksud dengan turba ialah turun ke bawah memantau perkembangan Pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Ranting (PR), dan Pengurus Komisariat (PK) secara intens.

“Untuk lomba-lomba bisa dipastikan banyak. Setiap divisi diwajibkan mengadakan lomba. Saya yang membidangi divisi pers akan menggelar lomba karya tulis ilmiah. Pesertanya antar-PAC serta antar-sekolah tingkat SLTP dan SLTA se-Pamekasan,” kata Fitri, panggilan akrab Lailatul Fitriyah.

“Tunggu informasi selanjutnya, kami belum memastikan apa saja lomba yang akan kami adakan,” tambah ketua PC IPPNU Pamekasan, Khuriyah.

Di kepengurusan PC IPPNU Pamekasan yang beralamat di jalan raya Abdul Aziz Pamekasan tersebut terdapat 6 divisi. Yaitu: divisi pengembangan bakat dan minat, dakwah, pers, keorganisasian, pengkaderan, dan hubungan kemasyarakatan.

Bagaimana dengan dana?
“Bisa dipastikan besar. Kami belum merinci jumlah dana yang dibutuhkan. Panitianya baru terbentuk kemarin (Jum'at, 16/12, red.),” tegas Fitri.

Penyambutan Harlah IPPNU ini akan mendatangkan ketua Muslimat NU Pusat, Ny. Khafifah Indar Prawansa.


Redaktur        : Syaifullah Amin
Kontributor    : Hairul Anam

Ahad 18 Desember 2011 18:29 WIB
Jangan Habiskan Energi Bahas Terorisme
Jangan Habiskan Energi Bahas Terorisme

Rembang, NU Online
Menteri Agama Suryadharma Ali minta para pimpinan pondok pesantren dan ulama tidak menghabiskan energi untuk pembahasan terorisme, radikalisme dan multikultural karena sikap Islam sudah jelas namun ke depan hendaknya dapat memberi perhatian kepada perkembangan pondok pesantren dan pendidikan santri.

Pernyataan itu disampaikan Menag Suryadharma Ali ketika tampil sebagai pembicara pada pembukaan sarasehan sosial dan budaya "Pesantren Untuk Bangsa" di Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Timur, Sabtu (17/12).<>

Dalam acara yang dihadiri para ulama dan sejumlah pejabat setempat, nampak hadir mantan Ketua PB NU KH Hasyim Muzadi, KH. Maimun Zubair, KH Nur Muhammad Iskandar, Kakanwil Kemenag Jateng Imam Harumain, Kabadlitbang Kemenang Abdul Djamil dan ratusan santri setempat.

Menag mengatakan, sikap Islam terhadap radikalisme, terorisme dan multikulturalisme sudah jelas. Islam sebagai pembawa rahmatan lil alamin, bersikap toleran dan antikekerasan.

Islam kadang dikaitkan dengan terorisme. Pandangan dan pendapat demikian jelas keliru karena Islam sangat dekat dengan kedamaian. Karena pandangan yang tegas itu, maka ke depan para ulama tidak melulu memfokuskan perhatian kepada masalah tersebut.

Namun ia di sisi lain mengingatkan pula bahwa persoalan radikalisme, terorisme dan multikulturalisme itu tidak membuat para ulama lengah. Kewaspadaan harus tetap ada mengingat bahaya yang ditimbulkan bisa merusak kerukunan umat beragama di tanah air.

Menag Suryadharma Ali menjelaskan, persoalan di Pondok Pesantren pun tak kalah penting. Pasalnya, dewasa ini banyak santri tak memahami huruf Arab gundul. Banyak pesantren mengembangkan pelajaran menggunakan literatur atau buku di luar kitab yang semestinya digunakan.

Kementerian Agama dalam hal ini sudah berupaya agar pondok pesantren yang mengalami kesulitan dalam hal tenaga pengajar bisa mendatangkan guru bahasa Arab dari negara timur tengah. Ia berharap hal ini bisa dimanfaatkan sehingga tak ada lagi santri yang tak paham membaca dan menulis menggunakan huruf Arab gundul.

 


Redaktur        : Syaifullah Amin

Ahad 18 Desember 2011 17:0 WIB
FIFA Pertimbangkan Ijinkan Jilbab
FIFA Pertimbangkan Ijinkan Jilbab

Tokyo, NU Online
FIFA mempertimbagkan ijin bagi pemain sepak bola wanita mengenakan jilbab pada saat bertanding . Hal itu diisyaratkan FIFA lewat rapat Exco di Tokyo, Sabtu.

Anggota Exco FIFA termuda, Pangeran Ali Bin Hussein (35) mengatakan, FIFA teah memberikan “lmpur hijau” bagi pertemuan khusus membahas peraturan sepak bola d Bagshot, Inggris bulan Maret 2012 mendatang.<>

Pangeran Ali Bin Hussein menginginkan International Football Association Board (IFAB) menyetujui dan meloloskan aturan pemain dan ofisial sepak bola wanita mengenakan penutup kepala yang aman dan praktis.

“Saya akan membawa kasus ini pada pertemuan dengan IFAB. Kasus ini mewakili jutaan pemain sepak bola wanita di seluruh dunia sehingga sepak bola tak mengenal diskriminasi,” kata Pangeran Ali Bin Hussein.

IFAB adalah badan tertinggi yang membuat paraturan sepak bola, terdiri dari empat anggota FIFA dan empat anggota Inggris Raya yang terbentuk sejak 1886. 


Redaktur        : Syaifullah Amin

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG