IMG-LOGO
Warta

Musuh NU adalah Keterbelakangan dan Terorisme


Selasa 6 Maret 2012 19:52 WIB
Bagikan:
Musuh NU adalah Keterbelakangan dan Terorisme

Tegal, NU Online 
Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tegal, dalam khutbah iftitahnya yang diwakili oleh Wakil Rais Syuriyah KH Ainur Rofiq mengharapkan, supaya warga NU tetap komitment membangun bangsa dan negara dengan nilai-nilai yang luhur, serta membangun gerasi muda yang tangguh agar tidak terjebak pada lingkaran yang akan menyesatkan. <>

“Teroris adalah bentuk jebakan terhadap kesesatan, NU dibangun dengan landasan yang kuat . dalam menjalankan amalan tetap berpegang tegus pada sumber hukum Islam yang empat yaitu, Qur’an, Hadist, Ijma dan Qiyas, jadi NU tidak mungkin menjadi teroris," tuturnya . 

Dalam Kesempatan Peringatan Harlah ke-86 NU yang digelar PCNU Kabupaten Tegal ini Ahad (4/3), Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tegal H Akhmad Wasy’ari juga menegaskan, musuh NU adalah kemiskinan, kebodohan , keterbelakangan, terorisme dan yang gampang mengkafirkan golongan lain. 

“Ini adalah musuh kita bersama yang harus dilawan di manapun berada. Musuh kita itu bukan orang yang berbeda organisasi," tegasnya. 

Dia pun meminta agar tetap menjaga ukhuwah, sehingga umat dalam kondisi yang stabil dan tidak terombang ambing oleh roda zaman. 

Di sisi lain ketua DPRD Kabupaten Tegal H Ahmad Rojikin, menghimbau agar warga NU tetap memberi contoh yang baik dalam berbangsa dan bernegara, sehingga kalau umat yang mayoritas ini baik maka yang minoritas akan mudah dikendalikan. 

Di akhir sambutan Rojikin mengumandangkan sholawat syi’ir tanpo wathon yang ditenarkan oleh KH Abdurahman Wahid (Gus Dur). 

Wakil bupati Tegal H Heri Sulistyawan, saat menyampaikan sambutan terkhir, selain menyampaikan ucapan selamat juga berharap agar NU kedepan tetap jaya bukan hanya secara kwantitas tetapi juga kwalitasnya. 

Heri yang juga pernah menjabat sekda Tegal memberikan apresiasi kepada panitia yang telah mengemas acara tersebut dengan baik. “Saya salut dengan NU yang memberikan kontribusinya untuk bangsa dan negara. Bahkan di kabupaten Tegal berdasarkan catatan Kantor Kesbangpolinmas warga NU di Kabupaten Tegal mencapai 62 persen," jelasnya.

Sementara tausiyah Harlah NU dan pengabdian organissi diulas oleh Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaedillah Shodaqoh. Acara harlah juga dimeriahkan oleh Group Qosidah yang memenangkan lomba qosidah rebana yang digelar oleh panitia harlah. Dan juga penyerahan penghargaan perlombaan yang digelar oleh Ma’arif maupun Lesbumi. 



Redaktur     : Syaifullah Amin
Kontributor : Abdul Muiz 

Bagikan:
IMG
IMG