IMG-LOGO
Warta

PCNU Pamekasan Komitmen Kuatkan Koperasi

Ahad 11 Maret 2012 13:37 WIB
Bagikan:
PCNU Pamekasan Komitmen Kuatkan Koperasi

Pamekasan, NU Online
Kehadiran koperasi yang ditangani langsung oleh organisasi sebesar NU sangatlah penting. Dari itulah ketua PCNU Pamekasan KH Abdul Ghaffar membangun komitmen untuk menghidupkan sekaligus mengembangkan koperasi yang dimiliki oleh PCNU Pamekasan. Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan rutin bulanan PCNU Pamekasan yang dihadiri oleh pengurus PCNU, MWC NU, lajnah-lajnah, dan banom NU Pamekasan, Sabtu (10/3) malam, bertempat di kediaman wakil ketua PCNU Pamekasan, H Zainul Hasan.
<>
“Pengurus Koperasi NU Pamekasan sudah lama terbentuk. Untuk menyegarkannya, dalam waktu dekat ini, kita akan menggelar RAT (Rapat Akhir Tahunan),” ujar KH Abdul Ghaffar.

Dikatakan, melalui RAT tersebut diharapkan nantinya ada corak baru dari koperasi NU Pamekasan yang selama ini kurang berjalan secara maksimal. Kesibukan para pengurusnya menjadi catatan utama.

Untuk mencapai itu, lanjut KH Abdul Ghaffar, kesemangatan pengurus diharapkan tidak merosot.

“Terakhir, diharapkan pula kita bisa selalu bersatu dalam persepsi dan pengabdian ke depannya,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Laden, Pamekasan, itu.


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Hairul Anam

Bagikan:
Ahad 11 Maret 2012 18:3 WIB
MTQ Sumsel Perbarui Sistem Penilaian
MTQ Sumsel Perbarui Sistem Penilaian

Palembang, NU Online
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran XXV Provinsi Sumatera Selatan tahun 2012, 11-17 Maret, di halaman Gedung Olahraga Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dipastikan menerapkan sistem penilaian yang telah diperbarui.
<>
Informasi panitia, MTQ yang akan dibuka Ahad malam oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Prof Dr Nasaruddin Umar MA, hadir bersama Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf dan Bupati OKU Drs H Yulius Nawawi itu, mulai menerapkan sistem penilaian sementara kepada peserta yang saat turun dari mimbar sudah dapat mengetahui hasil penjurian masing-masing dari papan penilaian yang ada.

Upaya itu, kata Kakanwil Kementerian Agama Sumsel, Najib Haitami, bertujuan untuk menjamin keterbukaan dan objektivitas penilaian, menghindari permainan oknum panitia, sekaligus akan memberdayakan hakim dari kabupaten dan kota di Sumsel yang dilibatkan secara aktif di dalam penilaiannya.
 

Redaktur: Mukafi Niam
Sumber: Antara

Ahad 11 Maret 2012 16:41 WIB
Tokoh Hindu Bali turut Kehilangan KH Fawaid
Tokoh Hindu Bali turut Kehilangan KH Fawaid

Situbondo, NU Online
Ketua Persaudaraan Hindu Muslim Bali (PHMB) Anak Agung Ngurah Agung mengaku kehilangan tokoh pemersatu umat almarhum KH Fawaid As`ad Syamsul Arifin (44).

"Beliau selama ini sangat mendukung program kami untuk selalu mempersatukan seluruh umat beragama di Bali," katanya ketika menghubungi ANTARA News di Situbondo, Sabtu.
<>
KH Fawaid yang juga putra tokoh kharismatik NU almarhum KH As`ad Syamsul Arifin wafat saat dirawat di Graha Amerta RSUD dr Soetomo Surabaya, Jumat (9/3) sekitar pukul 12.30 WIB.

Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafiiyah Asembagus yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Situbondo itu meninggal akibat penyakit jantung dan diabetes.

AA Ngurah Agung mengemukakan bahwa santri KH Fawaid itu banyak yang bermukim di Pulau Dewata, dan mereka mendukung upaya kerukunan umat beragama yang diperjuangkan oleh PHMB.

"Kami sudah menjadi sahabat. Karena itu setiap KH Fawaid ke Bali, beliau selalu mampir ke tempat saya," tutur tokoh Puri Gerenaceng-Pemecutan, Denpasar ini.

Ia berharap, apa yang didukung oleh KH Fawaid tetap diteruskan oleh penggantinya kelak. Ia sangat berharap terus banyak bermunculan tokoh yang menganggap perbedaan keyakinan agama sebagai rahmat.

"Kami berkepentingan Indonesia ini penuh dengan persaudaraan dan perdamaian, bukan perpecahan dan permusuhan," kata pengagum mantan Presiden KH abdurahman Wahid (Gus Dur) ini.

Selaku pengayom beragam penganut beragam keyakinan di Bali, Anak Agung Ngurag Agung selama ini dikenal dekat dengan sejumlah tokoh NU



Redaktur: Mukafi Niam
Sumber  : Antara

Ahad 11 Maret 2012 16:4 WIB
Kiai Sepuh Jember, KH Chotib Umar Diisukan Wafat
Kiai Sepuh Jember, KH Chotib Umar Diisukan Wafat

Jember, NU Online
Setelah KH Fawaid As'ad Syamsul Arifin meninggal dunia, giliran KH Chotib Umar, kiai khos NU dari Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikabarkan wafat, Sabtu (10/3/2012).

Pesan singkat (SMS) yang diterima reporter beritajatim.com bertuliskan: 'Innalillahi wa Innaailaihi rooji'un. Hari ini, ulama NU KH Khotib Umar, Sukowono, Jember dipanggil menghadap Illahi Robb. Mohon bantuannya untuk disebar.'
<>
KH Chotib Umar memang sempat dirawat di RS dr. Soetomo Surabata pekan lalu. Saat itu, rencananya ia akan menjalani operasi pengangkatan cairan di bagian jantung. Namun, menurut Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jember yang baru terpilih, Ayub Junaidi, kondisi Chotib sudah membaik.

"Saya ditelpon Ketua DPRD Bondowoso, tokoh-tokoh di Jember, dan beberapa rekan wartawan soal ini. Saya tegaskan kabar itu tidak benar," kata Ayub.

Ayub bahkan diminta oleh keluarga KH Chotib Umar untuk mengklarifikasi hal tersebut di jejaring sosial Facebook. Ia meminta kepada masyarakat untuk mendoakan KH Chotib Umar agar senantiasa sehat dan dilindungi Tuhan.


Redaktur: Mukafi Niam
Sumber  : beritajatim.com

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG