Wajah Baru PC. GP. Ansor Jember

Jember, NU Online
Pelantikan PC. GP. Ansor Jember periode 2012 - 2016, di aula Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Sumberwringin, Sukowono, Kab. Jember, Sabtu (5/5), berjalan khidmat dan sederhana.<>

Aula yang berkapasitas seribu orang itu, hanya terisi kurang dari separuhnya. Itupun yang hadir adalah anggota Ansor semua. Namun hal tersebut tak mengurangi kekhidmatan prosesi pelantikan.

Menurut Sekretaris GP. Ansor Jember, M. Syakur, Nusron Wahid, Ketua Umum PP. GP. Ansor, memeng meminta pelantikan dilakukan di pesantren untuk memberikan kesan bahwa Ansor adalah bagian dari ulama.

"Kebetulan yang kita pilih adalah dalem sesepuh NU Jember, KH. Khotib Umar," ujar Syakur.

Kendati sederhana, namun pelantikan tersebut dihadiri Bupati MZA. Djalal, Wakapolres Jember dan beberapa kepala dinas di lingkungan Kabupaten Jember. Ketua DPRD Jember, Saptono Yusuf dan Wakil Ketua DPRD Jember, Miftahul Ulum, juga hadir. Sedangkan KH. Khotib Umar hanya sebentar hadir di tempat acara, lalu pulang ke kediaman dengan didorong menggunakan kursi roda karena sakit.

Dalam susunan kepengurusan GP. Ansor kali ini, H. Ayub Junaidi, SH. sebagai Ketua, dibantu H. Muhammad Syakur di posisi sekretaris. Sejumlah muka baru masuk dalam jajaran kepengurusan. Ada empat wartawan yang masuk di posisi sekretaris maupun wakil ketua. Ada juga pengusaha tembakau warga keturunan yang masuk di jajaran penasehat, yaitu H. Muhammad Songcai.

Yang menarik, ada tiga kepala dinas yang masuk dalam jajaran penasehat Ansor. mereka adalah Widi Prasetyo (Kepala Bakesbang Linmas), Ahmad Sudiyono (Kepala Disperindag & ESDM) dan Sandi Suwardi Hasan (Kabag Humas Pemkab Jember). Ketiga orang tersebut dikenal sebagai orang dekatnya Bupati Djalal.

"Mereka hanya penasehat saja," tukas Hafidz, wakil sekretaris GP. Ansor Jember.

Sejahuh ini, hubungan PCNU Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember, kurang harmonis. Dengan masuknya nama-nama tersebut di jajaran kepengurusan GP. Ansor, diharapkan menjadi jembatan bagi cairnya hubungan NU dan Pemerintah Kabupaten.

"Mungkin tujuannya ke situ," ujar pemerhati NU, Samsul Irsyad.

Redaktur : Sudarto Murtaufiq
Kontributor :Aryudi A. Razaq

BNI Mobile