IMG-LOGO
Nasional

Jangan Jadi Manusia Seperti Dedak


Selasa 3 Juli 2012 18:00 WIB
Bagikan:
Jangan Jadi Manusia Seperti Dedak

Brebes, NU Online
Manusia yang diciptakan dengan sempurna oleh Allah SWT, perlu dikuatkan eksistensinya. Jangan sampai tiada guna akibat tidak sedikit manfaatnya. Diibaratkan, jangan sampai manusia seperti dedak (bekatul) yang hanya merupakan sisa-sisa penggilingan padi. Jadilah Beras yang kebermanfaatannya lebih banyak.<>

Nasihat tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri KH Nurhuda Jazuli, saat menyampaikan Mauidlotul Khasanah pada Tasyakur Khotmil Alfiyah Madrasah Muta’alim Muta’allimat Mambaul Huda Ponpes Assalafiyah Luwungragi Brebes, Ahad Malam (1/7).  

Kebermanfaatan manusia, lanjut Kiai Nurhuda, bisa dimanifestasikan pada pengamalan ilmu dan ibadahnya. Manusia yang baik, apabila bermanfaat bagi manusia lainnya.

Untuk menjadi beras yang pulen, tentu harus diawali dengan pembibitan yang unggul, yang telah melalui tahapan penelitian. Begitupun dengan para santri, harus mengalami proses pematangan dengan menempuh ilmu pesantren. 

Pendidikan di Pesantren, kata Kiai, merupakan tempat terbaik bagi pembibitan manusia. Karena didalamnya, ditempa berbagai cara hidup dan kehidupan di dunia maupun diakherat. “Allah SWT akan mengangkat derajat lebih bagi orang yang berilmu,” terangnya.

Pengasuh Pesantren Assalafiyah Luwungragi KH Subekhan Makmun mengucapkan terima kasih kepada para santri yang telah dengan tekun menyelesaikan khotmil Alfiyah. Dan kepada orang tua santri juga berterima kasih atas kepercayaanya menitipkan anak-anaknya dipesantren Assalafiyah. 

“Ketekunan dan keikhlasan menempuh pendidikan di pesantren akan membawa barokah bagi diri santri, orang tua dan masyarakat sekitarnya,” ucapnya.

Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi dalam kesempatan tersebut mengaku bangga dengan kemajuan ponpes asuhan KH Subekhan Makmun. Karena telah membantu pembangunan dibidang mental. Sehingga Kabupaten Brebes tetap dalam keadaan nyaman dan aman.

Begitupun pemerintah senantiasa memperhatikan keberadaan pesantren. Bupati minta maaf, kalau adanya pembangunan jalan menuju akses pesantren Assalafiyah, Luwungragi, belum begitu mulus. Dia berjanji akan memperhatikan lebih baik lagi kepada berbagai fasilitas di berbagai pesantren di Kabupaten Brebes.  


Redaktur     : Syaifullah Amin
Kontributor : Wasdiun 

Bagikan:
IMG
IMG