IMG-LOGO
Nasional

Ansor Jatim Instruksikan Hentikan Aksi Terkait Bhatoegana

Jumat 30 November 2012 10:51 WIB
Ansor Jatim Instruksikan Hentikan Aksi Terkait Bhatoegana

Jakarta, NU Online
Ketua GP Ansor Jawa Timur Alva Isnaeni menginstruksikan seluruh anggotanya di Jawa Timur dapat menghentikan aksi-aksi terkait kekecewaan terhadap pernyataan Ketua DPP PD Sutan Bhatoegana yang menyebut mantan Presiden Abdurrahman Wahid tidak bersih.<>

"Ya kita berharap hentikan menjalankan aksi-aksi ini, itu instruksi secara organisasi," kata Alva di kediaman Gus Dur, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis.

Alva mengatakan meskipun dirinya secara resmi dia telah menginstruksikan secara organisasi, namun tidak ada jaminan bahwa GP Ansor di Jawa Timur bisa menghentikan aksi.

"Siapa yang bisa menjamin di Indonesia ini, Presiden saja tidak bisa menjamin. Artinya begini, selain menghimbau saya juga menginstruksikan aksi dihentikan sejak Sutan minta maaf ini," kata Alva.

Alva juga meyakinkan bahwa pihaknya telah membatalkan rencana melaporkan Sutan ke Mabes Polri.

"Jadi kami berharap ini didengarkan GP Ansor di Jawa Timur, untuk kemudian melakukan langkah-langkah yang baik dalam rangka mengkonsolidasikan organisasi," kata Alva.

Alva mengharapkan momentum permintaan maaf Sutan, dapat digunakan menjadi momentum konsolidasi organisasi, terutama pelurusan sejarah terhadap Gus Dur selaku tokoh NU.

Pada Kamis (29/11), Keluarga besar mantan Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan telah menerima permintaan maaf dari Ketua DPP PD Sutan Bhatoegana, atas pernyataannya yang menyebut Gus Dur tidak bersih.

"Sudah disampaikan permohonan maaf oleh pak Sutan kepada keluarga dengan tulus dan ikhlas, dan kami keluarga besar KH Abdurrahman Wahid juga mewakili kaum Nahdliyin menerima pernyataan maaf beliau," kata Putri Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, di kediaman keluarga besarnya. 


Redaktur: Mukafi Niam
Sumber   : Antara

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG