Home Warta Nasional Khutbah Daerah Fragmen Ubudiyah Internasional Keislaman Sirah Nabawiyah Risalah Redaksi English Tafsir Opini Hikmah Obituari Video Nikah/Keluarga Tokoh Hikmah Arsip

MWCNU Maron Gelar Pelatihan Tata Cara Penyembelihan Hewan

MWCNU Maron Gelar Pelatihan Tata Cara Penyembelihan Hewan

Probolinggo, NU Online
Dalam rangka untuk mewujudkan jaminan keamanan dan kehalalan bahan pangan yang berasal dari hewan, MWCNU Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan pelatihan tata cara penyembelihan hewan yang halal dan higienis sesuai syariat Islam di Balai Desa Maron Kulon Kecamatan Maron, Rabu (27/3).
<>
Pelatihan ini diikuti oleh seluruh pengurus ranting NU, takmir masjid se-Kecamatan Maron, koordinator Majelis Ulama Indonesia (MUI) di tiap desa dan kepala desa se-Kecamatan Maron. Sementara narasumber berasal dari MWCNU Kecamatan Maron, MUI Kabupaten Probolinggo serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo. 

Sekretaris MWCNU Kecamatan Maron M Mascung Asy’ari mengatakan selain untuk mewujudkan jaminan keamanan dan kehalalan bahan pangan yang berasal dari hewan, pelatihan ini digelar dengan tujuan supaya pemotongan atau penyembelihan hewan dilakukan di tempat yang resmi (rumah potong hewan), antisipasi hewan curian, hewan mati maupun hewan tidak sehat.

“Setelah mengikuti pelatihan ini setidaknya para pengurus ranting NU dan takmir masjid bisa memahami tata cara penyembelihan hewan yang halal dan higienis sesuai dengan syariat Islam sehingga memberikan rasa aman bagi warga Nahdliyin yang akan mengkonsumsinya,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan petugas penyembelih saat akan menyembelih hewan untuk dikonsumsi manusia. Yaitu, selain harus sesuai dengan syariat dan ajaran Islam (tentang penyembelihan), kebersihan hewan termasuk peralatan penyembelih harus bersih. 

“Selain itu hewan yang akan disembelih tidak boleh diperlakukan kasar, karena hal tersebut dapat sedikit berpengaruh pada daging,”  ujarnya.

Lebih lanjut Dedy berpesan kepada peserta pelatihan agar mengikuti materi dengan baik, sehingga dalam pelaksanaan penanganan hewan yang akan dijadikan bahan konsumsi sudah sesuai dengan kaidah-kaidah yang baik dan benar. 

Dalam rangka mewujudkan jaminan keamanan dan kehalalan bahan pangan yang berasal dari hewan, pihaknya juga akan terus melakukan kegiatan serupa. Diantaranya yaitu akan melakukan kegiatan yang bertujuan untuk sertifikasi halal bagi pelaku usaha produk asal hewan.

“Apa yang kami lakukan tentu saja untuk menjaga bahan pangan asal hewan di Kabupaten Probolinggo khususnya di Kecamatan Maron agar halal, higienis dan aman di konsumsi,” pungkasnya.


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor : Syamsul Akbar

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

topik

Berita Lainnya