ISRA MI'RAJ

Islam Ajarkan Ikhtiar Dulu, Baru Tawakkal

Islam Ajarkan Ikhtiar Dulu, Baru Tawakkal

Yogyakarta, NU Online
Ketika Rasulullah Saw, ber-Isra’Mi’raj dengan menunggang Buroq, beliau singgah di Masjidil Aqsa Palestina dan Masjid Nabawi. Di Masjid Nabawi inilah, Rasulullah Saw. mengikat Buroq yang beliau tunggangi. Dalam hal ini, Rasulullah mengajarkan bahwa sebelum bertawakkal kepada Allah Swt, harus berikhtiar dulu. 
<>
Demikian disampaikan oleh KH Asy’ari Abta, rais syuriyah PWNU DIY dalam acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw yang digelar oleh KMNU UGM di Pesantren Krapyak, Yogyakarta (6/6).

Dalam kesempatan itu juga, KH Asy’ari mengungkapkan bahwa terdapat tiga golongan di kalangan penduduk Makkah sekembalinya Nabi Muhammad Saw dari Isra’ Mi’raj.

Setelah mendengar berita tentang Isra’ Mi’raj-nya Nabi Muhammad Saw, penduduk Makkah terbagi menjadi tiga macam golongan. Golongan pertama adalah golongan orang-orang yang langsung percaya terhadap berita yang disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw. Abu Bakar termasuk dalam golongan pertama ini. Sehingga ia mendapatkan gelar As-Shidiq, orang yang selalu membenarkan.

Golongan kedua, ialah golongan orang yang ragu-ragu terhadap Isra Mi’raj-nya Nabi Muhammad Saw. Dan golongan ketiga adalah golongan orang-orang yang langsung tidak percaya terhadap Isra Mi’raj-nya Nabi. Abu Jahal cs termasuk dalam golongan ketiga ini. 

“Ketiga macam golongan inilah yang kemudian sampai saat ini masih ada di kalangan masyarakat dalam memahami ajaran-ajaran agama Islam,” terang KH Asy’ari panjang lebar.

Acara peringatan Isra Mi’raj dan Majma’un Nahdyihin tersebut, mengambil tema Syiarkan Kebesaran Dakwah Ahlusunnah wal Jamaah. Tunjukkan Jati Diri Bangsa. Para anggota KMNU UGM yang berjumlah sekitar seratus orang, baik putra maupun putri, meramaikan acara ini. Dengan dibatasi sekat, mereka mengikuti acara tersebut dengan senang hati. 


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Rokhim


BNI Mobile