Madrasah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Mengajarkan Segala Ilmu

Madrasah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Mengajarkan Segala Ilmu

Cirebon, NU Online
Banyak orang mengenal Syekh Abdul Qadir Al-Jailani hanya sebagai ulama sufi semata, padahal ia menguasai hampir di segala cabang ilmu, hal ini dibuktikan dengan keberadaan madrasahnya yang di Baghdad mengajarkan pengetahuan dari mulai ilmu agama hingga ke masalah Geologi, Astronomi dan ilmu kedokteran. 
<>
Demikian dipaparkan oleh Syekh Fadhil Al-Jailani, salah satu keturunan Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, yang diterjemahkan oleh ustad Rokhimudin saat melakukan kunjungan ke Ma’had Al-Ghadier Pesantren Kempek Cirebon. Jum’at (21/6).

“Saya sangat senang jika diminta untuk menceritakan kembali madrasah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, sosok yang menurut kebanyakan orang hanya mendalami ilmu tasawuf saja, padahal dengan bukti madrasah yang telah dikembangkan beliau selama bertahun-tahun itu justru terdapat pengajaran dalam segala ilmu, dalam arti sampai menyentuh pengetahuan umum, seperti Geologi, Astronomi, bahkan Ilmu Kedokteran,” papar Syekh Fadhil.

Syekh Fadhil Al-Jailani menambahkan bahwa keberadaan madrasah yang dikembangkan oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jailani adalah satu-satunya madrasah yang menerima murid tanpa memandang latar belakang dan golongan pada zamannya, termasuk dalam identitas keagamaan, madrasah yang sebelumnya didirikan oleh gurunya, yakni Syekh Abu Sa’ad Al-Muharrimi memiliki puluhan ribu murid baik yang memeluk agama Islam, Yahudi, Nasrani, dan Majuzi.

“Madrasah yang diamanatkan oleh gurunya itu kemudian dikembangkan oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jailani hingga memiliki murid sebanyak 70.000 orang lebih, mereka berasal dari golongan bahkan agama yang berbeda-beda, ada Islam, Yahudi, Nasrani, juga Majuzi. Yang menarik adalah semua lulusan madrasah yang beragama Islam kemudian menjadi waliullah yang tersebar di seluruh dunia, sedangkan yang berasal dari agama lain akhirnya mereka berbondong-bondong masuk Islam, inilah sejarah terbesar penyebaran agama Islam yang dilakukan tanpa peperangan,” tambah Syekh Fadhil.

Kunjungan Syekh Fadhil Al-Jailani ke pesantren Kempek Cirebon dalam rangka melakukan penelusuran manuskrip dan karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani yang terpencar bahkan hilang, selain itu cucu dari Sultanul Awliya ini juga menggelar ijazah ‘aamah bagi ribuan yang berkumpul dan hadir untuk menyambut kedatangannya.


Redaktur   : Mukafi Niam
Kontributor: Sobih Adnan

BNI Mobile