Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Malam Selikuran di Keraton Surakarta

Malam Selikuran di Keraton Surakarta

Solo, NU Online
Menjalani hari ke-21 puasa, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar malam selikuran (malam 21 Ramadhan), pada Ahad (28/7) malam. Acara diawali dengan kirab yang dimulai dari Keraton Solo menuju Masjid Agung Solo.
<>
Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, Kanjeng Pangeran (KP) Winarnokusumo mengatakan, penentuan malam selikuran di keraton, menggunakan kalender Jawa (Sultan Agung), yang jatuh pada Minggu malam. Pengambilan keputusan ini, disesuaikan dengan jatuhnya 1 Ramadhan tahun Jumakir 1946, pada tanggal 9 Juli lalu. 

Usai kirab mereka membagikan 1000 tumpeng kepada warga, yang sebelumnya dibawa dalam acara kirab.

"Keraton mengirab 1.000 tumpeng ke Masjid Agung, dan akan kita doakan setelah selesai Shalat Tarawih. Setelah selesai akan kita bagikan ke masyarakat," kata Winarno kepada wartawan sebelum acara.

Menurut Winarno, dulu Keraton mengadakan Malam Selikuran, dengan rute kirab dari keraton melalui Jl Slamet Riyadi, dan berakhir di Sriwedari. Namun, karena sekarang banyak perubahan, akhirnya hanya diadakan di Masjid Agung.

"Dulu dilakukan di Sriwedari pada masa pemerintahan Paku Buwono ke-IX. Karena sekarang Sriwedari sudah tidak memiliki ruh Keraton Solo. Maka malam selikuran kita lakukan di Masjid Agung," ujarnya.

Selain Malam Selikuran, dua upacara adat keraton juga akan digelar selama Bulan Ramadhan 2013, yakni Grebek Gunungan dan pembagian zakat fitrah warga miskin di Solo. Untuk upacara Malam Selikuran akan diramaikan oleh pondok pesantren Purwodadi, kerabat keraton, sentana, abdi dalem, ulama dan lain-lainnya.


Redaktur    : Abdullah Alawi 
Kontributor: Ajie Najmuddin

BNI Mobile