Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Madrasah NU Ajarkan Pentingnya Kebersamaan dalam Beragama

Madrasah NU Ajarkan Pentingnya Kebersamaan dalam Beragama

Bojonegoro, NU Online 
Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Walisongo Sumberrejo mengajarkan anak didik akan pentingnya menjaga kebersamaan antar umat beragama, khususnya di daerah Bojonegoro. Siswa-siswi madrasah itu diajak mengunjungi kantor Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, Jawa Timur, pada Rabu siang (25/9).
<>
Sekitar pukul 10.00 WIB anak-anak usia 8-9 tahun tiba di kantor FKUB di jalan Trunojoyo No 7 Bojonegoro. Mereka disambut Hasan Bisri yang siang itu mengenakan batik khas Jonegoroan. Dengan ramah ia mempersilakan anak-anak tersebut memasuki ruang tamu kantor yang berada diselatan alun-alun tersebut.

Tatanan kursi yang berderet rapi dalam aula kantor FKUB tersebut “diserbu” anak-anak mungil dengan ceria. Mereka antusias menerima pemaparan dan penjelasan pentingnya kerukunan dalam beragama di kota ledre ini.

Susanti, salah satu staff FKUB/Paguyuban Umat beragama (PUB) mewakili agama Kristen mengenalkan kebersamaan dan menjaga kemajemukan umat beragama di Indonesia. Menurut dia, mengajarkan kerukunan kepada anak-anak usia dini sangat penting. 

Karena, kata dia, merekalah calon-calon penerus dan penentu bangsa Ini, khusunya masa depan Bojonegoro. Selain itu, setiap orang yang beragama tidak seharusnya saling ejek-menghina satu sama lain karena dari sanalah muncul bibit perpecahan dalam kerukunan beragama 

“Siapapun orangnya, berapapun umurnya hendaknya paham betul akan arti kebersamaan dalam beragama sehingga tercipta kerukunan dalam bermasyarakat,” timpal kak Doni perwakilan pemuda dari PUB.

Dengan mengunjungi kantor FKUB Bojonegoro banyak hal baru yang bisa didapat dan dijadikan sebagai referensi anak-anak didik dalam pembelajaran. Pembelajaran yang tidak mungkin didapat hanya melalui penjelasan/praktik dikelas. 

Setelah mendapatkan pemaparan dan banyak penjelasan dari staf-staf FKUB, anak-anak didik MINU yang siang itu mengenakan seragam Batik Maarif bisa mengerti akan pentingnya menjaga kebersamaan dan menghargai teman/orang lain. 

“Ternyata hadist Nabi benar lho yang menganjurkan kita saling menghormati umat lain sebagaimana dijelaskan oleh bapak-bapak tadi!” tutur Wanda yang siang itu paling antusias dengan tidak henti-hentinya mengacungkan tangan ketika ada sesion tanya jawab.

Di sela-sela kunjungan tersebut, dilakukan penyerahan cinderamata dari pihak MINU kepada para staff FKUB.”Ini merupakan pengikat dari kami bahwa kami juga bangga memiliki para pejuang kebersamaan yang sudah memparkan banyak hal kepada anak-anak calon penerus masa depan bangsa ini,” kata Muarifah, guru pendamping.

Kegiatan tersebut adalah rangkaian kunjungan studi karya MINU Sumberrejo. Kegiatan Ini diawali dari kantor Pos Indonesia, PMI, FKUB dan diakhri di gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat daerah Bojonegoro). (Ahsanul Amilin/Abdullah Alawi)

BNI Mobile