IMG-LOGO
Daerah

Syiar Agama-Budaya Tugas Keraton dan NU


Rabu 9 Oktober 2013 19:10 WIB
Bagikan:
Syiar Agama-Budaya Tugas Keraton dan NU

Cirebon, NU Online
Sebelum Nahdlatul Ulama (NU) berdiri, beberapa ulama di Nusantara melakukan syiar Islam melalui kelembagaan keraton, lebih tepatnya kesultanan. Sejumlah ulama dan kesultanan berupaya mensyiarkan agama Islam sekaligus mempertahankan budaya masyarakat.
<>
Demikian disampaikan Pangeran Patih Keraton Kanoman Cirebon Pangeran Raja M Khodiran saat ditemui NU Online di sela-sela acara pelatihan membatik yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Cirebon di Keraton Kanoman, Cirebon Jawa Barat, Selasa (8/10) siang.

Di antara ulama itu, tambah Patih M Khodiran, adalah Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati di Cirebon. Maka tidak heran jika sampai kini keraton memiliki tradisi keagamaan yang sama dengan NU dan pesantren.

“NU, Pesantren dan Keraton memang memiliki hubungan persaudaraan yang dekat. Terutama sekali jika dibahas dari sisi sejarah dan garis keturunan, banyak di antara penyebar agama Islam di Jawa berasal dari lingkungan keraton,” ungkap Patih M Khodiran.

Lebih lanjut Pangeran Patih Khodiran menambahkan, kesamaan dan ikatan persaudaraan itu tidak hanya sebatas dari sisi sejarah dan tradisi, melainkan tugas yang diemban hinga sekarang pun memiliki kesamaan, yakni syiar agama dan budaya.

“Keraton tidak hanya menjalankan amanat dari Kanjeng Sunan Gunung Jati untuk tetap melakukan syiar Islam, tetapi juga sama seperti NU, melakukan syiar budaya dan mempertahankan tradisi. Betapa senang sekali karena hari ini anak-anakku dari IPPNU dan IPNU Cirebon turut berupaya mempertahankan tradisi membatik di sini,” tambah Pangeran Patih.

Kanoman merupakan salah satu keraton warisan kesultanan Cirebon yang pernah dipimpin Sunan Gunung Jati. Kanoman dibangun pada tahun 1678 Masehi oleh Pangeran Mohamad Badridin atau Pangeran Kertawijaya yang bergelar Sultan Anom I. Selain Keraton Kanoman, terdapat tiga keraton lain di Cirebon, yakni Keraton Kasepuhan, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabonan. (Sobih Adnan/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG