IMG-LOGO
Daerah

Tidak Pantau Pemerintah, Termasuk Sekuler


Senin 23 Desember 2013 13:03 WIB
Bagikan:
Tidak Pantau Pemerintah, Termasuk Sekuler

Bantul, NU Online
Ketika membiarkan pemerintah berjalan sendiri, umat Islam ketika itu sudah berubah menjadi masyarakat yang sekuler. Melalui pengurus masjid, umat Islam harus ikut serta memantau kebijakan pemerintah.
<>
Demikianlah dikatakan Koordinator Community Development dan kajian Islam Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masjid (P3M), Achmad Ikrom saat bahstul masail hasil riset ‘Partisipasi Takmir Masjid dalam Memonitoring Pemerintah’ di Serambi Masjid Ta’abbud Wonokromo 1, Pleret, Bantul Yogya, Sabtu (21/12).

"Kalau masjid mengurus masjidnya sendiri, pemerintah mengambil kebijakannya sendiri, ini namanya negara sekuler. Kalau kita sama sekali tidak mengingatkan, kita menjadi orang sekuler,” kata Ikrom.

Ikrom juga menyampaikan bahwa Ahlu sunnah wal jamaah mempunyai prinsip moral dan kode etik. Indonesia bukan negara sekuler dan bukan negara agama. Negara ini diperjuangkan para tokoh-tokoh kita sehingga menjadi negara seperti ini.

Pada dasarnya negara ini milik rakyat. Kita harus mengingatkan pemerintah kalau tidak tepat. Pemerintah harus melindungi yang lemah” ungkap Ikrom dalam Forum Komunikasi Takmir Masjid (FKTM) Bantul.

Ia berharap, diskusi itu dapat mengatasi problem yang ada di Bantul agar kesejahteraan masyarakat tercapai. (Nur Sholikhin/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG