Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Aliansi Komisariat PMII se-Madura Jangan Putus Garis Koordinasi

Aliansi Komisariat PMII se-Madura Jangan Putus Garis Koordinasi

Pamekasan, NU Online
Aliansi gerakan dari belasan komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Madura yang terbentuk Ahad (26/1) mendapat dukungan dari banyak kalangan. Meski begitu, sebagian pihak memberi catatan tentang inisiatif ini.
<>
Pengurus Cabang PMII Pamekasan, misalnya, menghargai terbentuknya aliansi gerakan komisariat PMII se-Madura sebagai semangat kemandirian para aktivis. "Saya atas nama pimpinan organisasi PMII di Pamekasan sangat mendukung konsep dari sahabat-sahabat komisariat se-Madura ini,” ketua PC PMII Pamekasan Didik Ahmad saat dihubungi NU Online, Rabu (29/01).

Akan tetapi, terangnya, yang perlu digarisbawahi bahwa PMII itu organisasi struktural dari pusat sampai daerah. Karenanya, apapun yang akan dilakukan oleh kader PMII harus selalu berkoordinasi dengan pengurus yang di atasnya.

"Sehingga garis koordinasinya jelas dan fungsi di masing-masing kepengurusan menjadi jelas juga. Karena ketika koordinasi itu tidak ada utamanya kepada seluruh kepengurusan PC PMII Se-Madura,  maka ini sama halnya dengan ada organisasi di dalam organisasi dan itu tidak boleh sebagaimana yang telah diatur dalam AD/ART PMII," bebernya.

Pihaknya mengapresiasi konsep dari para aktivis PMII komisariat se-Madura selama itu berbicara tantangan, hambatan serta peluang dalam organisasi PMII. Di samping, hal tersebut direkomendasikan ke PC PMII di masing-masing kabupaten. 

"Karena mungkin dengan cara itu, PMII akan tercipta menjadi organisasi yang lebih baik lagi serta mampu memberi manfaat bagi masyarakat utamanya kepada masyarakat Madura yang rata-rata kaum Nahdliyin," pungkasnya. (Hairul Anam/Mahbib)

BNI Mobile