IMG-LOGO
Daerah

Muscab, PCNU Boyolali Bahas Pengelolaan LAZISNU

Ahad 2 Februari 2014 12:38 WIB
Bagikan:
Muscab, PCNU Boyolali Bahas Pengelolaan LAZISNU

Boyolali, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab), Sabtu (1/2). Dalam Muscab yang bertempat di Gedung NU Center Winong Boyolali tersebut, dihadiri oleh para pengurus MWC, Ranting, dan Banom-banom NU se-Kabupaten Boyolali.

Menurut salah satu peserta Muscab, Andy, kali ini selain membahas tentang laporan kerja PCNU Boyolali, juga membahas tentang pengelolaan Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdatul Ulama (LAZISNU) yang baru disahkan melalui SK Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Boyolali  tanggal 15 Februari 2013 lalu. 

"PCNU Boyolali saat ini tengah fokus untuk melakukan perbaikan manajemen salah satunya melalui penataan administrasi," ujarnya. 

Ditambahkan, memang penataan administrasi menjadi salah satu prioritas PCNU Boyolali. Pasalnya, administrasi organisasi selama ini dinilai masih belum maksimal. Selain itu dalam Muscab juga dibahas rancangan program kerja yang akan di jalankan satu tahun kedepan.

"Dengan pengelolaan manajemen yang lebih matang diharapkan PCNU Boyolali dapat mengembangkan amanat organisasi dan program-program yang lebih baik lagi. Sehingga keberadaan NU di Boyolali dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya. [Ahmad Rosyidi/Mahbib]

Bagikan:
Ahad 2 Februari 2014 23:0 WIB
Empat Tujuan Peringatan Maulid Nabi
Empat Tujuan Peringatan Maulid Nabi

Subang, NU Online
Pengasuh Pesantren Al-Huda Pungangan, Kiai Adang Kosasih menjelaskan pentingnya peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw pada Muludan yang digelar pelajar MTs dan MA Al-Huda, Dusun Pungangan, Rancabango, Patokbeusi, Subang, Jawa Barat. Sabtu (2/1).
<>
Rais Syuriah MWCNU Patokbeusi, Subang ini, peringatan lahirnya Nabi Muhammad Saw memiliki 4 tujuan penting. "Pertama lisyukri, yaitu sebagai bentuk tasyakur kita kepada Allah Swt. atas dilahirkannya Nabi Muhammad Shallahu alaihi wasallam,"

Kedua, Lanjut Kiai Adang, lil imdah, yaitu memuji kepada Nabi Muhammad Saw. Karena, alam ini tidak akan tercipta jika tidak ada Nur muhammad, sebagaimana tercantum dalam Hadits Qudsi, laulaka laulaka maa khalaqtu aflak.

Kiai Adang menambahkan, tujuan ketiga dari diadakannya muludan adalah thalabul ilmi, yaitu mencari ilmu untuk mempertebal keimanan dan aqidah kita terhadap ajaran tauhid Allah, serta pemahaman terhadap hukum-hukum yang ada dalam agama islam.

"Tujuan terakhir adalah lil uswah, karena sudah jelas di dalam Al-Quran bahwa Nabi Muhammad adalah suri tauladan bagi kita semua, laqad jaa a kum rasulum min anfusikum uswatun hasanah" paparnya

Dalam kegiatan yang digelar di Masjid Jami' Al-Huda itu, selain dihadiri oleh para pelajar juga dihadiri oleh para pengasuh pesantren se-dusun Pungangan dan masyarakat sekitar. (Aiz Luthfi/Abdullah Alawi)

Ahad 2 Februari 2014 22:6 WIB
GP Ansor Bandung Barat Gencar Pelatihan Kader
GP Ansor Bandung Barat Gencar Pelatihan Kader

Bandung Barat, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat sedang gencar menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) untuk Anak Cabang. Akhir pekan ini baru selesai PKD dan Diklatsar di Pimpinan Anak Cabang Gunung Halu.
<>
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bandung Barat, Cecep Nedi Sugilar mengatakan, kegiatan berlangsung dari Jumat (31/1) sampai Ahad (2/2) tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Desa Tamanjaya.   

Kegiatan tersebut, kata Cecep, diikuti 90 peserta PKD dan 30 peserta Diklatsar. “Mereka perwakilan dari anak Ranting/Rw se-Kecamatan Gununghalu,” katanya melalui pers rilis yang dikirim ke NU Online Ahad (2/2).

Cecep menambahkan, pelatihan semacam ini sudah empat kali dilakukan di tingkat cabang, kemudian akan diwajibkan untuk setiap Pimpinan Anak Cabang, “Bulan Februari ini, insya Allah PAC Cipeundeuy,” kata ketua periode 2013- 2017 ini.

Pada pembukaan, kata Cecep, hadir Ketua Majelis Musyawarah Cabang NU Kecamatan Gunung Halu KH Dadan M. Daud. Kiai Dadan menyampaikan kebanggaanya bahwa PC Ansor Bandung Barat menjadi nominator PC GP Ansor terbaik se-indonesia pada Harlah GP Ansor di Surabaya lalu.

Kemudian Kiai Dadan mengatakan, sudah saatnya pengkaderan mulai menyentuh grassroot karena merekalah yang akan berperang langsung dengan faham-faham baru yang menentang Islam Ahlussunah wal-Jamaah.

Kiai Dadan juga mengimbau anak-anak muda NU tersebut membentengi para kader di tingkat bawah dengan paham Aswaja An-Nahdiyah. “Jadikan PKD di PAC dengan peserta anak ranting ini sebagai momentum kebangkitan Ansor di Bandung Barat,” pinta Kiai Dadan.

Hadir pada pembukan Sekretari Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haidar dan H Ali Kurniawan. (Abdullah Alawi)

Ahad 2 Februari 2014 21:1 WIB
GP Ansor Batam Gelar Diklatsar Banser
GP Ansor Batam Gelar Diklatsar Banser

Batam, NU Online
Sebanyak 200 kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batam mengikuti  Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Kegiatan dimulai pada 30 Januari kemarin dan berakhir hingga Ahad (2/1) hari ini.<>

Diklatsar ke-8 ini mengambil tema “Merapatkan Barisan Kader Muda NU, Mengawal Paham Aswaja dan NKRI.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari program tahunan yang harus dilaksanakan dalam rangka rekrutmen kader dan membangun militansi,” kata Candra Ibrahim, Ketua GP Ansor Batam.

Sementara itu, Khoirul Anam, Satkorcab Banser Batam lebih menekankan tugas Banser yaitu sebagai pengawal ulama dalam rangka mempertahankan aqidah Ahlussunnah waljamaah dan NKRI. (Abdul Majid/Anam)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG