IMG-LOGO
Puisi
MOH. FAIZ MAULANA

Untuk Mas Willy

Ahad 9 Februari 2014 16:38 WIB
Untuk Mas Willy

membakar sepi
lewat rima puisi
satu, dua, ketukan
mengabu sepi
<>
rindu-rindu beterbangan
tuan dan puan
melepas pandang
menulis kenang

di tubuh sunyi
: namamu

Jakarta, 2012

Di Pasar Surabaya

setelah seharian belanja di pasar, belum juga mendapatkan yang di cari.
selain hingar dan bingar, yang berujung sepi.
aku melihat begitu banyak nama di jajakan di pinggir jalan.
tak kutemukan namamu dalam tumpukan!

Jakarta, 2014   

Ada yang Melompat di Waktu Isya’

empat
lipat
surat
tak beralamat
melompat
secepat
kilat
tepat!

: di Dzat!

Jakarta, 2014


Suara Hati

di malam
kelam
berkalam
dendam

terdengar
hingar
mendebar
getar

: dalam sunyi
tubuhnya sendiri


Jakarta, 2014

Syair Penyair

seperti pisau di bibir
merobek kata pada syair

: berceceran darah penyair


Jakarta, 2014

Serupa Rindu

mati serupa rindu, bertemu yang punya hati adalah waktu yang ditunggu.

Jakarta, 2014


MOH. FAIZ MAULANA, lahir di Paciran, Lamongan, pada 7 Desember 1990. Mahasiswa di STAINU Jakarta. Aktif menulis di beberapa media cetak maupun online. Saat ini mengelola Komunitas Spasi Jakarta, bersama teman-teman yang menggilai dunia sastra dan tulis menulis. Pernah menjadi ketua umum PMII STAINU Jakarta pada tahun 2011-2012.


Bagikan:
IMG
IMG