Belajarlah Tawadhu' pada Tanah

Belajarlah Tawadhu' pada Tanah

Kudus,NU Online
Pembelajaran tentang hakikat fitrah manusia disampaikan KH Ahmad Asnawi saat memberikan tausiyah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian Masjid Al Hamid Desa Mlati Kidul, Kota Kudus, kemarin.

<>Menurut Wakil Rois MWCNU Kecamatan Gebog Kudus itu setiap  manusia memiliki naluri maupun sifat bagus seperti tanah yang harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari yakni tentang ketawadhu'an dan tidak boleh sombong,

“Manusia diciptakan Allah dari tanah, sudah seharusnya menyesuaikan diri bersikap sesuai naluri tanah yang tidak pernah sombong,” katanya dalam acara Maulid Nabi, Sabtu (8/2) itu. 

Ahmad Asnawi menerangkan bahwa seharusnya manusia selalu memberi manfaat  kepada orang lain, sehingga jikalau ada manusia mengganggu orang lain berarti dirinya keluar dari naluri manusiawi. 

“Begitu pula halnya tanah, selalu memberi kemanfaatan dan setiap makhluk pasti membutuhkannya. Maka naluri manusia harus berbuat baik kepada orang lain,”ujarnya.

Naluri lainnya, jelas KH Asnawi, tanah diperlakukan sejahat apapun dia akan berusaha memberikan yang terbaik bagi manusia. Ia mencontohkan, tanah dibajak pakai traktor ia mampu menghasilkan tanaman padi dan tumbuhan.

“Bila manusia diperlakukan seperti ini sudah sebaiknya bisa menahan diri dan  tidak perlu marah seraya tetap memberikan kebaikan pada orang lain,” ujar alumni santri pesantren Sarang Rembang.

Dipaparkan, manusia harus juga mampu menutupi kesalahan orang lain sejelek apapun sebagaimana tanah. Bangkai yang busuk misalnya, akan hilang manakala sudah dikubur maupun tertutup dengan tanah.

Disamping itu, tanah diperlakukan apapun oleh yang menguasai selalu siap menerimanya. Manusia juga harus siap menjadi apa saja ketika Allah yang menguasai berkehendak kepadanya.

“Pada intinya, fitrah manusia mempunyai akhlakul karimah karena diciptakan Allah dari tanah. Semua naluri tanah ada dalam diri manusia, hanya perkembangan yang bisa merusaknya,” pungkasnya. (Qomarul Adib/Mahbib)

BNI Mobile