IMG-LOGO
Daerah

Pelajar NU Wonoasih Semarakkan Harlah dengan Lomba Kaligrafi

Jumat 28 Maret 2014 17:42 WIB
Bagikan:
Pelajar NU Wonoasih Semarakkan Harlah dengan Lomba Kaligrafi

Probolinggo, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, mempunyai cara tersendiri untuk menyemarakkan hari lahir (harlah) ke-60 IPNU dan harlah ke-59 IPPNU.
<>
Kamis (27/3), organisasi pelajar NU di tingkat Kecamatan Wonoasih ini menggelar lomba kaligrafi Arab di SDI Riyadlus Sholihin Desa Pakistaji Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo. Lomba ini diikuti oleh 30 orang dari kalangan pelajar MTs/sederajat dan MA/sederajat se Kecamatan Wonoasih.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Wonoasih Hijjul Baiti Manis Tatok mengungkapkan lomba kaligrafi Arab ini digelar dengan tujuan untuk membudayakan kekreatifan dan kesenian agar tetap terjaga khususnya di kalangan pelajar di Kecamatan Wonoasih.

“Dan yang terpenting lagi adalah untuk menggali bakat menulis arab yang akhir-akhir ini mulai kurang diminati oleh kalangan remaja. Ini merupakan salah satu upaya IPNU-IPPNU agar remaja ini terampil lagi menulis arab,” ungkapnya.

Menurut Hijjul, dalam lomba kaligrafi arab ini peserta tidak hanya sekedar menulis arab saja. Pasalnya ada beberapa kriteria penilaian yang harus menjadi pedoman seperti kerapian, kebersihan, variasi dan hiasan. Selain itu, khotnya juga harus sesuai sehingga tidak sekesar asal-asalan.

“Melalui lomba ini kami berharap agar kelestarian menulis arab di masyarakat, khususnya remaja bisa tetap terjaga. Disamping juga akan memunculkan kader baru dari lomba kaligrafi arab ini. Sebab pemenang dalam event ini akan dipersiapkan untuk ikut di lomba yang sama di level yang lebih tinggi,” tegasnya.

Sementara Ketua PAC IPPNU Kecamatan Wonoasih Mamlu’ul Hasanah mengungkapkan bahwa lomba ini digelar karena selama ini tradisi menulis arab sudah kurang diminati bahkan jarang dilakukan oleh kalangan remaja. “Ini merupakan sebuah bentuk keprihatinan kami sekaligus sebagai solusi agar tradisi tersebut bisa tetap terjaga. Sebab tradisi ini merupakan salah satu identitas umat Islam,” ujarnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Bagikan:
Jumat 28 Maret 2014 22:25 WIB
GP Ansor Tangerang Gelar Istighotsah untuk Pemilu Damai
GP Ansor Tangerang Gelar Istighotsah untuk Pemilu Damai

Tangerang, NU Online
Tidak kurang dari 1000 santri dan pelajar menghadiri acara istighotsah dan doa bersama yang digelar Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang di Pondok Pesantren Jabal Nur Cipondoh, Tangerang, Banten, Kamis (27/3).
<>
Ketua pelaksana, Ahmad Nazir, menyampaikan istighotsah tersebut sebagai salah satu usaha batin untuk menjaga situasi Kota Tangerang supaya tetap damai, aman, dan sejahtera. Menurutnya, saat ini masyarakat sedang berada di tengah tensi politik yang tinggi menghadapi dua agenda besar pesta demokrasi di Indonesia, yaitu Pileg dan Pilpres.

Acara yang diselenggarakan di pesantren pimpinan KH Saiful Millah ini juga dihadiri Kasat Binamas Polres Metro Tangerang Kota Letkol Haris, Capt. Rohani (Danramil 0506 Tangerang), Nurhalim (perwakilan KPU Kota Tangerang), serta Zainil Miftah (Panwaslu Kota Tangerang). Istighotsah dipimpin Ust Khoirul Fatihin dari Pondok Pesantren Langitan Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Letkol Haris mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menjaga kondusivitas demi kelancaran pemilu khususnya di Kota Tangerang. Sedangkan Danramil Tangerang menyampaikan akan siap siaga menjaga keamanan, ketertiban lingkungan baik sebelum atau sesudah penyelenggaraan pileg da pilpres.

Selaku anggota KPU, Nurhalim mengajak para hadirin untuk menciptakan Pemilu yang berkualitas dan bermartabat dengan menggunakan hak suaranya pada tanggal 9 April nanti, serta menghindari kecurangan-kecurangan dalam proses Pemilu.

Zainil Miftah, anggota Panwaslu, mengingatkan agar masyarakat tak mau dibodohi lagi dengan praktik politik yang menghalalkan segala cara baik itu politik uang, janji-janji palsu, maupun kampanye hitam. Bila menemukan kejadian-kejadian semacam itu masyarakat bisa melaporkan kepada petugas pengawas pemilu di wilayahnya masing-masing, ujarnya.

Sementara dalam sambutannya Ketua GP Ansor Banten H Ahmad Imron mengatakan, istighotsah ini selain untuk Pileg 9 April, juga sebagai doa menjelang Ujian Nasional SMA/SMK. “Saya berharap dengan doa bersama, pileg bisa berjalan lancar dan tidak ada masalah,” tuturnya. (Atho’/Mahbib)

Jumat 28 Maret 2014 20:25 WIB
PCNU Boyolali Dirikan Toko Kitab Kuning
PCNU Boyolali Dirikan Toko Kitab Kuning

Boyolali, NU Online
Warga Boyolali tak perlu lagi bingung untuk mencari kitab-kitab kuning atau buku yang bertemakan ke-NU-an dan Aswaja. Untuk mencarinya, warga dapat mendatangi toko kitab yang berada di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Boyolali atau yang lebih dikenal dengan sebutan NU Center.
<>
”Rencana akan dibuat satu ruang khusus untuk toko kitab dan buku-buku NU,” terang Ketua Lajnah Ta’lif wa an-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Boyolali, Imam Fajarudin, saat dihubungi NU Online, Kamis (27/3).

Katib Syuriyah PCNU Boyolali, Joko Parwoto menambahkan gagasan ini berawal dari beberapa orang yang menanyakan tempat untuk mendapatkan kitab kuning dan buku ke-NU –an di Boyolali.

Selain itu, menurutnya sangat jarang sekali ditemukan buku ke-NU-an di acara pameran buku. “Untuk itu, kami dari PCNU hanya ingin memfasilitasi kebutuhan warga akan buku-buku NU,” ujar pengasuh Pesantren I’jazul Qur’an itu.

Joko menambahkan, selain menyediakan buku dan kitab, PCNU Boyolali melalui LTNNU juga aktif menerbitkan buku-buku NU. Di antaranya adalah buku berjudul “Mengapa Harus NU?” yang sudah diterbitkan pada Maret ini. (Ajie Najmuddin/Mahbib)


Jumat 28 Maret 2014 10:30 WIB
NU Subang Songsong Pendirian STEINU
NU Subang Songsong Pendirian STEINU

Subang, NU Online
Salah satu program kerja dan target Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang, Jawa Barat, periode 2013-2018 adalah mempunyai perguruan tinggi berlabel NU.
<>
"Kita ingin PCNU periode sekarang mempunyai tirkah (warisan) , sebagai wujud kenang-kenangan kita untuk pengurus selanjutnya," ungkap Ketua PCNU Kabupaten Subang KH Musyfiq Amrullah di Kantor PCNU Subang, Rabu (26/3).

Sebelumnya, PCNU Subang sudah mempersiapkan pembentukan STAINU Subang, namun hal itu terkendala oleh regulasi mengenai perguruan tinggi.

"Kita sudah menyiapkan pembentukan STAINU, tapi enggak bisa, sudah ditutup, bisanya itu STIT, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah, jadi kita bikin STEINU (Sekolah Tinggi Ekonomi Islam NU), ditambah sekarang perbankan syariah lagi banyak diminati, bank-bank konvensional ada syariahnya semua," tuturnya

Pengasuh Pesantren Attawazun ini menambahkan bahwa dalam proses pembentukan STIENU Subang ini dibantu oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat.

"Pengurus Wilayah yang bantu pembentukannya, bukan hanya Subang saja, yang dibantu sama Wilayah itu  ada empat, Subang, Sukabumi, Kabupaten sama Kota dan Kabupaten Pangandaran, kita menyiapkan Statuta, dosen, harus ada Doktor, dari PW ada Doktor yang siap," ujar Musyfiq.

Ditambahkan, proses pembentukan STIENU Subang ini sudah ditangani oleh Amir Syarifudin, Ketua Lembaga Pendidikan Ma'rif Kabupaten Subang. "Harapan kita, Juni tahun ini sudah bisa membuka perkuliahan, kalau tidak bisa, target kita tahun 2016 harus sudah buka," pungkasnya. (Aiz Luthfi/Mahbib)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG