ISNU Kudus: Kaderisasi NU Lahirkan Politisi Sukses

ISNU Kudus: Kaderisasi NU Lahirkan Politisi Sukses

Kudus, NU Online
Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kudus Kisbiyanto menilai, proses kaderisasi yang dilaksanakan Nahdlatul Ulama telah banyak melahirkan politisi sukses. Dalam pemilu legislatif kemarin, banyak kader NU berhasil terpilih menjadi anggota DPRD untuk periode mendatang.
<>
"Mereka ini adalah politisi-politisi terpelajar yang proses kematangan berpolitiknya tidak hanya melalui pendidikan formal melainkan juga ditentukan oleh proses pendidikan dan pengkaderan NU maupun badan otonomnya," katanya sebagaimana rilis yang dikirim ke NU Online, Jumat (13/6).

Menurut Kisbiyanto, para politisi NU Kudus merupakan aktivis loyal yang ditempa dalam organisasi semacam IPNU-IPPNU, Ansor, Fatayat NU, dan Muslimat NU. Artinya, untuk menjadi pemenang, keterpelajaran kader NU menjadi kunci sukses keberhasilannya.

"Kader-kader NU yang terpilih ini harus mendapat apresiasi dan dukungan. Sehingga loyalitas kekaderan mereka bisa memberikan kontribusi positif bagi pengembangan organisasi NU khususnya dan masyarakat pada umumnya," tandas Kisbiyanto yang juga dosen STAIN Kudus.

Meski berbeda latar belakang partai, kata Kisbiyanto, politisi NU ini harus tetap satu dalam wadah Nahdlatul Ulama. "Kader NU yang di politik harus menjadikan NU sebagai kampung halaman untuk berbakti dan berkhidmah," harapnya.

Pengurus NU dan lembaga serta badan otonomnya, menurut Kisbiyanto, juga harus rersponsif dan proaktif dengan keberadaan kader-kadernya yang berkarir di bidang politik. NUĀ  perlu memberi ide-ide cerdas, dukungan moral, dan masukan strategis untuk pengembangan Kudus ke depan.

"Sebaliknya, para politisi terpelajar itu, pasti akan selalu menjadikan NU sebagai bank ide, rujukan bersikap dan berperilaku, serta spirit medan juang mereka. Mudah-mudahan bisa!" harapnya.


Pemilihan legislatif 2014 telah menempatkan kader-kader NU kudus terpilih sebagai anggota DPRD/DPR RI. Mereka yang duduk di DPRD Kudus adalah Ilwani, Sutedjo, Mukhasiron, Noor Hafsin (alumni PMII), Soenarto (komandan Banser Kudus), Noor Hadi (mantan Ketua PC IPNU Kudus) dari Partai Kebangkitan Bangsa. Kemudian Muhtamat (ketua PAC GP Ansor Jati) dari Partai Nasdem, Zusni Anwar (mantan Bendahara IPNU), dan Mawahib Afkar (Golkar).

Sedangkan Ahwan Sukandar (mantan Komandan Banser Kudus/partai Nasdem) terpilih menjadi anggota DPRD Jateng dan Ketua umum PP GP Ansor Nusron Wahid sebagai anggota DPR RI. (Qomarul Adib/Mahbib)

BNI Mobile