IMG-LOGO
Daerah

Masjid Baiturrahman Akan Jadi Ikon Internasional

Kamis 19 Juni 2014 23:2 WIB
Bagikan:
Masjid Baiturrahman Akan Jadi Ikon Internasional

Banda Aceh, NU Online
Pemerintah Provinsi Aceh akan memperluas infrastruktur Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah sekaligus menjadikan rumah ibadah tersebut sebagai ikon internasional.
<>
"Pemerintah Aceh merencanakan perluasan infrastruktur Baiturrahman bernuansa Masjid Nabawi di Madinah. Salah satunya penambahan payung raksasa di pekarangan berukuran 15 dan 25 meter," kata Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, di Banda Aceh, Rabu.

Hal tersebut disampaikan gubernur saat membuka Rakor pimpinan daerah se-Provinsi Aceh tentang pengelolaan dan pengembangan Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh. 

"Harapan kita semoga keinginan itu mendapat dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat Aceh," katanya menambahkan.

Gubernur menyebutkan, untuk jangka pendek dan jangka panjang direncanakan penambahan infrastruktur Masjid Raya Baiturahman akan menghabiskan dana sebesar Rp1,1 trilliun.

Diharapkan dukungan dari para ulama dan cendikiawan Aceh bukan hanya dalam bentuk ide dan gagasan tapi juga terlibat aktif serta saling bahu membahu menyatukan gerak dalam pengelolaan dan pengembangan Masjid Raya Baiturrahman kearah yang lebih baik. 

Direncanakan, masjid kebanggaan Aceh tersebut akan dilengkapi dengan baseman untuk tempat wudhu dan area parkir, selain itu juga tempat minum di beberapa sudut strategis masjid.

Untuk jangka panjang direncanakan perluasan pekarangan masjid hingga ke bantaran sungai Aceh, lengkap dengan dermaga yang dapat mengantarkan para pengunjung langsung ke masjid raya dengan kapal yang telah disiapkan. 

Masjid Raya Baiturrahman siap dijadikan sebagai pusat pendidikan agama, dengan menyediakan sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas, dan lokasinya di belakang masjid.

"Rencananya juga akan dibangun sebuah gedung untuk pertemuan yang dapat digunakan oleh para ulama dan acara pernikahan. Semoga keinginan ini dapat terwujud," kata Abdullah. (antara/mukafi niam)

Bagikan:
Kamis 19 Juni 2014 20:1 WIB
570 Calon Haji Probolinggo Ikuti Bimbingan Manasik
570 Calon Haji Probolinggo Ikuti Bimbingan Manasik

Probolinggo, NU Online
Sebanyak 570 calon haji menjadi peserta bimbingan manasik yang digelar Pemkab Probolinggo di obyek wisata Miniatur Ka’bah desa Curahsawo, Gending, Probolinggo. Bimbingan manasik yang dipandu Kemenag setempat ini dibuka Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari, Kamis (19/6).
<>
Tampak hadir dalam pembukaan acara ini Kepala Kemenag Probolinggo H Busthami, Rais Syuriyah PCNU Probolinggo KH Jamaludin Al-Hariri, Ketua PCNU Probolinggo KH Syaiful Hadi, dan Ketua PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah A Suja’i.

Hj Tantri yang juga tercatat sebagai anggota Dewan Penasehat Muslimat NU Probolinggo menekankan pentingnya bimbingan manasik haji. Sebab banyak hal yang harus diketahui para calon jamaah haji perihal rukun, wajib, sunah, dan larangan haji.

“Saya berharap peserta mengikuti bimbingan manasik dengan seksama. Tanyakan apabila ada hal-hal yang kurang dimengerti terkait dengan manasik,” ujar Hj Tantri dalam sambutannya.

Hj Tantri juga meminta agar calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan. “Selain tim medis Kemenag, Pemkab Probolinggo juga akan menurunkantenaga dokter, perawat, dan pendamping untuk melayani jamaah selama berada di Mekkah dan Madinah,” terangnya.

Sementara H Busthami menyatakan rasa syukur atas penyelenggaraan bimbingan manasik ini. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Probolinggo yang menggelar bimbingan massal manasik haji. Semoga materi manasik ini bermanfaat sebagai panduan ibadah bagi jamaah,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Kamis 19 Juni 2014 19:0 WIB
Ziarah Mendatangkan Berkah
Ziarah Mendatangkan Berkah

Jakarta, NU Online
Tanpa alas kaki di hamparan batu nisan dan rimbun pohon Kamboja di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat, Naim berjalan menenteng gunting rumput menyusuri blok A II untuk membersihkan salah satu makam.
<>
Naim (49) adalah satu dari 50 perawat makam di TPU Karet Pasar Baru Barat atau yang kerap disebut TPU Karet Tengsin.

Naim mengatakan bulan Ramadhan dan Idul Fitri adalah saat yang paling ditunggu karena penghasilannya meningkat.

Sebelum Ramadhan, Naim mengaku mendapatkan satu juta rupiah per bulan dari 19 makam yang ia rawat.

"Jika ditotal dari bulan puasa dan lebaran bisa dapet dua juta sampai empat juta rupiah, tidak bisa diprediksi, yang pasti meningkat dari bulan biasa," kata pria yang tinggal tidak jauh dari pemakaman ini, Rabu.

Naim mengaku uang tersebut didapatkan dari pemberian orang-orang yang berziarah dan menitipkan makam untuk dirawat.

"Jika hanya dibersihkan ketika berziarah biasanya dikasih seikhlasnya, Rp10 ribu sampai Rp20 ribu sudah alhamdulillah. Kalau yang minta dirawat rumputnya bisa Rp100 ribu sampai Rp200 ribu per bulan untuk makam," katanya.

Naim mengatakan pada Ramadhan dan Idul Fitri jumlah pemberian tersebut bisa meningkat dua sampai tiga kali lipat.

"Itu berkah bulan puasa, uangnya lumayan untuk saya ikutan lebaran juga," katanya.

Helmi Ibrahim, Kepala TPU Karet Pasar Baru, mengatakan ada 50 perawat makam di tempatnya namun menjelang Ramadhan dan lebaran jumlahnya meningkat dua kali lipat karena ada perawat makam musiman.

"Menjelang lebaran nanti bisa mencapai ratusan perawat makam, yang asli sini dan yang musiman, jumlah pedagang dan pembaca doa juga meningkat," kata Helmi.

Helmi mengatakan pihaknya memaklumi munculnya banyak perawat makam musiman mengingat tradisi berziarah di bulan Ramadahan dan lebaran yang dilakukan masyarakat.

"Selama mereka ikut menjaga kenyamanan dan keamanan makam, kami anggap itu adalah ajang mereka mendapatkan rejeki dari hari raya," katanya.

Nurhayati, pedagang kembang ziarah di dekat makam Ustad Jeffry Al Buchori, mengatakan selama bulan puasa sampai sepekan setelah lebaran pendapatannya meningkat.

"Yang beli pasti banyak, kadang kita juga menaikkan harga kembang, dari Rp5 ribu menjadi Rp7 ribu per bungkus. Untuk yang sepaket kembang dan air yang biasa Rp10 ribu bisa naik jadi Rp12 ribu," katanya.

Tono, pedagang VCD ceramah dan aksesoris bertema Ustad Jeffry Al Buchori, memastikan selama bulan Ramadhan sampai lebaran pendapatannya meningkat karena banyak peziarah yang datang.

"Puasa tahun lalu saya sampai menginap di kuburan karena dari pagi sampai malam selalu ramai sama yang ziarah makam," kata Tono yang berdagang tidak jauh dari makam Uje. (antara/mukafi niam)

Kamis 19 Juni 2014 17:0 WIB
GP Ansor Waykanan Gelar Perekrutan Anggota dan Banser
GP Ansor Waykanan Gelar Perekrutan Anggota dan Banser

Waykanan, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor Waykanan membuka pendaftaran bagi para pemuda setempat untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser ke VI dan Pendidikan Kader Dasar (PKD) III. Dalam pelatihan ini, Ansor Waykanan akan memberikan materi Aswaja NU dan industri kreatif pengembangan pupuk bagi peserta.
<>
"Materi kegiatan diberikan tidak hanya fisik, namun juga pengayaannya, yakni materi pembuatan pupuk organik dan pembuatan veltikultur yang diharapkan memicu kader Ansor Waykanan kreatif dan mandiri," ujar Wakasatkorcab Banser Waykanan Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Kamis (19/6).

Ketua Ansor Waykanan Supri Iswan mengatakan, pelatihan kader ini akan berlangsung di pesantren Fathul Ulum asuhan KH Umar Shodiq di kampung Bandarsari kecamatan Waytuba, Ahad-Rabu (22-25/6). 

Gatot menambahkan, peserta Diklatsar VIII Banser dan PKD III Waykanan kali ini terbatas.

“Pelatihan ini diadakan untuk menempa anggota Banser dan kader Ansor dengan materi-materi bermutu, telah diuji coba, dan terbukti bagus untuk meningkatkan kapasitas individu,” kata Gatot yang kini diamanahkan sebagai Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat).

Bagi pemuda Waykanan yang berminat menjadi bagian pemuda NU melalui pelatihan ini, tandas Gatot, bisa menghubungi Ketua Rijalul Ansor Bumiagung Hasyim Asyari di nomor kontak 085669580100. (Heri Amanudin/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG