Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Kemenag Bedah "Laskar Ulama-Santri dan Resolusi Jihad"

Kemenag Bedah "Laskar Ulama-Santri dan Resolusi Jihad"

Jakarta, NU Online
Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puslitbang Penda) Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Selasa (15/5) sore, menggelar beda buku "Laskar Ulama-Santri dan Resolusi Jihad: Garda Depan Menegakkan Indonesia (1945-1949)" karya Dr Zainul Milal Bizawie di Hotel Millenium Jl Fachruddin No 3 Jakarta.
<>
Hadir dalam acara tersebut para pejabat dan puluhan peneliti di lingkungan Puslitbang Penda. Sementara selaku pembedah, guru besar di salah satu universitas di Brunei Darussalam Prof Dr Iik Arifin Mansur Noor dan dosen Fakultas Syari'ah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Dr Rumadi Ahmad.

Dalam laporannya selaku Kepala Puslitbang Penda, Prof Abdurrahman Mas'ud, PhD, mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian bedah buku yang digelar bulan lalu. "Sebelum ini, kita juga membedah buku karya Prof Ronald Lukens-Bull bertajuk Pendidikan Tinggi Islam di Persimpangan Jalan," paparnya.

Sementara itu, Kepala Balitbang dan Diklat Prof Machasin dalam pidato pengarahannya mengapresiasi kegiatan ini sekaligus memberi selamat kepada penulis buku yang telah menerbitkan karyanya. "Buku yang bagus itu adalah buku yang akhirnya bisa terbit. Menarik sekali membahas sejarah karena saya sendiri adalah dosen dan peneliti sejarah," ujarnya bangga.

Rais Syuriah PBNU ini menambahkan, terbitnya buku karya Zainul Milal ini patut dijadikan semangat bagi para peneliti khususnya penulis sendiri untuk terus berkarya. "Jangan merasa puas dan teruslah berkarya. Jangan sombong seperti kacang lupa kulitnya," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, kegiatan bedah buku masih berlangsung seru setelah dibuka termin pertama pertanyaan oleh moderator Husein Hasan Basri. Beberapa peserta langsung tunjuk jari untuk mengomentari, menambahkan informasi, juga mengajukan pertanyaan kritis terkait isi dan kebijakan jangka panjang. (Musthofa Asrori/Mahbib)

Posisi Bawah | Youtube NU Online