Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

LSPT dan BPR Syariah Lantabur Tebuireng Jalin Kerja Sama

LSPT dan BPR Syariah Lantabur Tebuireng Jalin Kerja Sama

Jombang, NU Online
Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng dan PT Bank Perkreditan Rakyat Syariah Lantabur Tebuireng (BPRS LT) Jombang, Jawa Timur, mendatangani nota kesepahaman, Senin (1/9),. Diharapkan, dari kerja sama ini akan terjadi hubungan saling menguntungkan antara kedua lembaga tersebut.
<>
Dalam pengantarnya, Direktur PT BPRS LT, Agus Mulyana sangat berharap lewat penandatanganan kerja sama ini maka akan banyak keuntungan yang bisa diraih. "Keuntungan bagi BPRS Lantabur Tebuireng adalah semakin dikenal oleh masyarakat khususnya di Jombang," katanya. Karena selama ini, banyak anggota masyarakat yang kurang memahami dan mengetahui keberadaan dari lembaga pemberi kredit yang juga berada di bawah naungan Pesantren Tebuireng ini.

"Pada saat yang sama, LSPT akan memiliki kantor perwakilan di enam lokasi sesuai dengan yang dimiliki BPRS Lantabur Tebuireng selama ini," kata Agus Mulyana. Tidak berhenti sampai di situ, kerja sama juga akan ditindaklanjuti dengan saling mengisi kekurangan masing-masing. "Kami bisa menutupi kekurangan dari LSPT, demikian juga sebaliknya," terangnya.

Karena seperti diakui Agus Mulyana, masih banyak anggapan dari masyarakat terhadap keberadaan lembaga perkreditan. "Dari mulai kehalalan dalam bertransaksi, jaminan keamanan dari bank perkreditan, serta keberadaan lembaga yang ada," katanya.

Bahkan di salah satu kesempatan, keberadaan BPRS LT masih dirasa asing oleh masyarakat. "Sebagian juga mempertanyakan, apa kaitan bank ini dengan Pesantren Tebuireng," ungkapnya. Lewat kerja sama dengan LSPT, diharapkan masyarakat semakin yakin akan keberadaan PT BPRS LT.

Mohammad As'ad, selaku ketua dari LSPT menandaskan bahwa banyak manfaat yang akan didapat dari kerja sama ini. Disamping pembukaan cabang baru LSPT di enam tempat, sesuai keberadaan BPRS LT, kerja sama juga dapat ditingkatkan dengan memberikan keterampilan keuangan bagi para pengurus dan pengelola LSPT.

"Kami harus belajar banyak tentang bagaimana menjadi pengelola lembaga sosial yang juga menghimpun dana masyarakat secara profesional," katanya. Karena dalam praktiknya, para pengelola LSPT masih dikelola dengan menejemen sederhana. Justru dengan kebersamaan ini, maka LSPT bisa mendapatkan pelatihan bagi sumber daya manusia yang dimiliki.

Dalam bayangan Mohammad As'ad, kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dengan memberikan pemahaman yang memadai bagaimana pengelolaan menejemen lembaga yang lebih baik. Yang juga tidak kalah penting adalah memanfaatkan media yang dimiliki LSPT untuk lebih mengenalkan PT BPRS Lantabur Tebuireng kepada para donatur yang telah mempercayakan dananya kepada LSPT.

LSPT selama ini mengelola majalah donatur yang terbit secara rutin di awal bulan. Seluruh transaksi dari pengelolaan keuangan dilaporkan di media tersebut.

Dan wujud dari kerja sama ini, dilanjutkan dengan penandatanganan yang disaksikan perwakilan dari kedua lembaga tersebut. (Syaifullah/Mahbib)

BNI Mobile