Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Suhu Madinah Tinggi, Calon Jamaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan

Suhu Madinah Tinggi, Calon Jamaah Haji Diimbau Jaga Kesehatan

Surabaya, NU Online
Suhu di Madinah Jumat (12/9) lumayan panas, yakni 35 derajat celcius. Karena itu para calon jamaah haji yang akan tiba di kota Madinah hendaknya menyiapkan diri, khususnya  menjaga kondisi tubuh agar bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.
<>
Hal ini disampaikan H Farmadi Hasyim, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya, Jawa Timur, yang berada di Madinah, saat dihubungi NU Online usai shalat Shubuh waktu setempat.

Ustadz Farmadi, sapaan akrabnya, menandaskan, dengan cuaca seperti sekarang, dapat dipastikan banyak jamaah yang harus beradaptasi. "Apalagi banyak jamaah yang sudah lansia atau lanjut usia," katanya lewat blackberry messenger.

Bagi Wakil Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PW LDNU) Jawa Timur ini, dengan cuaca yang lumayan panas, maka beberapa jamaah mengeluhkan dehidrasi.

"Demikian juga suhu yang lumayan panas ini akan mengakibatkan risiko kulit kering dan pecah-pecah," katanya. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya terserang batuk dan pilek, lanjutnya.

Kepada jamaah yang dipimpin, mahasiswa program doktor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ini terus memberikan pengertian agar menghindari minuman dingin. Apalagi pada hari-hari ke depan, para calon jamaah haji dari Tanah Air dan belahan dunia lain juga akan memadati Madinah.  "Harus ada persiapan ekstra dalam menjaga kondisi tubuh," ungkapnya.

"Ada jamaah yang bernama Yulia Rusiani sempat dirawat di rumah sakit Madinah," katanya. Namun demikian, mayoritas calon jamaah haji kelompok terbang 16 yang ia pimpin kondisinya lumayan baik.

Kondisi kesehatan para jamaah juga dilakukan secara intensif. "Pengecekan kesehatan dilakukan guna mengantisipasi terserangnya jamaah dari wabah yang kini mendunia, Ebola," pungkasnya. (Syaifullah/Mahbib)

BNI Mobile