Amalkan NU Sesuai Kapasitas Masing-masing

Amalkan NU Sesuai Kapasitas Masing-masing

Sukoharjo, NU Online
Sejumlah pengurus dan aktivis NU Sukoharjo mengikuti kegiatan Halaqah dan Sarasehan Alim Ulama dan Cendekiawan NU, yang diselenggarakan di salah satu rumah makan di Sukoharjo, beberapa waktu lalu (11/10).
<>
Dalam kesempatan tersebut, dihadirkan sejumlah tokoh untuk memaparkan beberapa hal, antara lain KH. M.Dian Nafi', M.Pd.,  Drs. Abdullah Faishol, Drs. H.M.Toha, M.Si, dan Drs. Samarul Falah.

KH Dian Nafi’ membuka pembicaraan dengan tema Pengamalan Nilai-Nilai Aswaja dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Menurut Wakil Rais Syuriyah PWNU Jateng tersebut, dalam berjuang bersama NU, hendaknya mesti mengetahui kapasitas masing-masing.

“Bisalah mengamalkan NU, sesuai dengan kapasitas masing-masing. Yang punya ilmu tularkan, yang juragan tularkan ilmu juragan agar semua warga mampu jadi juragan,” terangnya.

Pengasuh Pesantren Al-Muayyad Windan itu menambahkan, dalam NU juga perlu perencanaan. “Ber-NU itu adalah membuka jalan sadar dan terencana. Jangan terus dimunculkan derita nestapa terus,” ujarnya.

Sedangkan Drs. Faishol, M.Hum, menyinggung pentingnya pendampingan amaliah NU yang sudah membudaya di masyarakat.

“Amaliah NU harus selalu didampingi, dengan menyampaikan dasar-dasarnya kepada masyarakat bawah. Semua tokoh harus maju bersama dalam membudayakan NU lewat amaliyah yang sudah membudaya sampai saat ini,” kata Katib Syuriyah PCNU Sukoharjo itu. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

BNI Mobile