Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Warga Jombang Syukuran atas Gelar Pahlawan Kiai Wahab

Warga Jombang Syukuran atas Gelar Pahlawan Kiai Wahab

Jombang, NU Online
Untuk pertama kalinya jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) kabupaten Jombang, tabur bunga di makam KH Wahab Chasbullah Tambakberas. Tabur bunga yang dipimpin langsung Bupati Nyono Suharli Wihandoko bertepatan ditetapkannya pendiri NU ini sebagai Pahlawan Nasional, oleh Pemerintah RI, Senin (10/11).
<>
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jombang Saya menyampaikan selamat atas gelar pahlawan yang dianugerahkan kepada KH Wahab Chasbullah, semoga dapat menjadi inspirasi dan panutan bagi seluruh masyarakat Jombang," kata Bupati setelah berdoa di Makam KH Wahab Chasbullah. Nampak bersama bupati Nyono, Wabup Hj Mundjidah, Ketua DPRD Joko Triono, Komandan Kodim/0814 Jombang, Letkol Arm Muhammad.

Sebelumnya rombongan bupati melakukan melakukan tabur bunga di Taman makam Pahlawan. Serta melakukan doa bersama di pusara mantan Bupati Jombang pertama yakni Bupati Soero Adiningrat.Sementara itu, atas penganugerahan gelar Pahlawan KH Wahab Chasbullah, puluhan pemuda Nahdliyin menggelar syukuran dan doa bersama untuk pahlawan. Kegiatan digelar di Makam KH Wahab Chasbullah yang berada di Tambakberas. 

"Sebagai generasi penerus, kita patut bangga atas gelar pahlawan Mbah Wahab. Beliau adalah inspirasi generasi muda tidak hanya untuk kalangan NU akan tetapi juga bangsa," ujar Sholahul Am Notobuwono mantan ketua PC GP Ansor Jombang menuturkan.

Dalam konteks hari pahlawan, peran KH Wahab salah satunya diceritakan tidak terdokumentasi namun dikatakannya sangat besar. Munculnya Resolusi jihad sebelumnya diawali dengan proses diskusi atau bahtsul masail ulama untuk merumuskan berjihad membela tanah air. 

"Dalam Diskusi satu hari penuh di Surabaya itu langsung dipimpin KH Wahab, dan menghasilkan Resolusi Jihad yang di sampaikan kepada KH Hasyim," imbuhnya.

Hal yang sama dikatakan Zainul mantan Sekretaris PW GP Ansor Jatim yang mengatakan Perang 10 Nopember, tidak datang tiba-tiba. Ada proses panjang termasuk munculnya Resolusi Jihad. Dan itu lekat dengan jiwa para pemuda Surabaya termasuk gerakan Ansor.

"Kalau dulu kaum muda melawan penjajah. Sekarang generasi muda harus bisa menjaga nilai kabangsaan. Yakni menjaga 4 pilar kebangsaan," ujarnya.

Dan sosok KH Wahab Chasbullah yang memiliki konstribusi besar terhadap bangsa ini harus menjadi inspirasi kaum muda. 

"Beliau itu sosok pemberani, termasuk memperjuangkan tidak dibongkarnya makam Rasulullah. KH Wahab juga kreatif dan inovatif dengan mendirikan forum diskusi Taswirul Afkar tidak hanya membahas agama akan tetapi juga kebangsaan," tambahnya.

KH Wahab juga berjuang dalam bidang ekonomi, yakni melakukan terobosan menyatukan pedagang pedagang melalui Nahdlatut Tujjaar. 

"Bahkan melalui kumpulan pedagang ini, bahkan sudah melakukan impor sepeda "onthel" kalau sekarang sekelas mobil Mercy mungkin," pungkasnya. (muslim abdurrahman/mukafi niam)

BNI Mobile