IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

Ketua PWNU Lampung Ajak Masyarakat Bakauheni Bersholawat

Ahad 4 Januari 2015 16:10 WIB
Bagikan:
Ketua PWNU Lampung Ajak Masyarakat Bakauheni Bersholawat

Lampung Selatan, NU Online
Pada kesempatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ketua PWNU Lampung KH Soleh Bajuri mengimbau masyarakat untuk meneladani sifat mulia Rasulullah SAW. Kiai Soleh mengajak ribuan masyarakat di Lampung untuk bersyukur atas penciptaan Nabi Muhammad SAW yang diutus sebagai rahmat bagi sekalian alam.
<>
Demikian imbauan Kiai Soleh dalam peringatan maulid di desa Hata, kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (3/1).

Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seperti keteladanan Nabi Muhammad SAW. “Nabi kita memiliki kebaikan-kebaikan yang harus kita ikuti. Karena, dengan mengikuti rekam jejak serta meniru sifat-sifat Nabi Muhammad SAW mudah-mudahan kita selamat dunia dan akhirat.”

Sholawat sendiri diperintahkan dan dicontohkan Allah SWT sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 56. “Demikianlah rahmat Allah terhadap siapapun yang bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Mari kita meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW.”

Rasa cinta dapat mengambil bentuk pelestarian dan pengamalan terhadap ajaran Rasulullah SAW dalam setiap gerak kehidupan, pungkas Kiai Soleh. (Rudi Santoso/Alhafiz K)

Bagikan:
Ahad 4 Januari 2015 21:17 WIB
Liburan, Pelajar NU Temayang Lakmud 30 Pelajar
Liburan, Pelajar NU Temayang Lakmud 30 Pelajar

Bojonegoro, NU Online
Pimpinann Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)- Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur mengadakan Latihan Kader Muda (Lakmud) mulai 1-4 Januari 2014 di SMP/SMA Islam Temayang.
<>
Ketua panitia Lakmud, Moh Diki Alamsyah menyebutkan, kegiatan ini diikuti sekitar 30 kader yang sudah pernah mengikuti Masa Kesetiaan Anggota (Makseta), sebagai syarat utama menjadi anggota IPNU-IPPNU.

"Dengan harapan bahwa kader IPNU-IPPNU menjadi kader yang militan, tidak berkepribadian kader tempe," ujarnya kepada NU Online.

Sementara itu, ketua PAC IPNU Temayang, Wawan mengaku, acara Lakmud ini sengaja dilaksanakan pada tahun baru. Dengan tujuan mengurangi para anak muda yang biasanya suka keluyuran tanpa tujuan dan mengurangi kegitan yang bersifat negatif.

"Selain itu juga diharapkan output dari Lakmud ini nantinya bisa memegang kendali PAC IPNU-IPPNU Temyang yang sebentar lagi akan purna," ungkapnya.

Pengurus Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Bojonegooro, Nurul Afifah menjelaskan, sebuah organisasi dapat berjalan adanya kerja sama. Pasalnya dalam sebuah kepengurusan, satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

"Dalam tema tersebut sesuai dengan hal yang dibutuhkan dalam berorganisasi, yakni tidak mengedepankan ego," tuturnya.

Hal senada juga dituturkan ketua Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Temayang, Fathur Rohman, bahwa NU merupakan organisasi yg mengembangkan ideologi dan pengkaderan.

"Karena struktur keorganisasian di NU yang paling berat adalah IPNU-IPPNU, karena pintu utama yang merekrut dan mnggembleng kader," pungkasnya.[M. Yazid/Abdullah Alawi]

Ahad 4 Januari 2015 14:4 WIB
Muludan, PMII Majalengka Marhabanan dan Ngaji Kitab Kuning
Muludan, PMII Majalengka Marhabanan dan Ngaji Kitab Kuning

Majalengka, NU Online
Sedikitnya 80 mahasiswa PMII Majalengka memperingati hari maulid Nabi Muhammad SAW di kantor sekretariat PMII Majalengka jalan Gerakan Koperasi Kompleks Giri Asih, Majalengka Wetan, Sabtu (3/1) malam. Marhabanan dan pengajian kitab kitab kuning mengudara di malam maulid itu.
<>
Salah seorang anggota PMII STAI PUI M Zaenal Mutaqien mengatakan, moment ini sangat bagus dimanfaatkan oleh pengurus cabang untuk berinisiatif mengumpulkan para kader sekabupaten Majalengka untuk berdiskusi, mengaji kitab kuning dan marhabanan.

"Mencintai Rasul SAW memang seperti ini. Apalagi malam ini di tengah kaum muda berkeliaran malam hari dan hura-hura, justru kita berkumpul untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, meneladani Rasul dan tentunya mempererat silaturahmi antarkader," tambahnya.

Sementara Ketua PMII Majalengka Iwan Irwanto mengatakan, baru sebatas ini ungkapan cinta kepada Rasul oleh kami para kader dan pengurus PMII. Walaupun seperti ini, cinta tak hanya sekadar di mulut tapi cinta juga di hati.

“Sudah saatnya di moment yang baik ini, kita mengharapkan para kader untuk lebih intens dalam kajian kitab, kajian filsafat Islam, kajian Aswaja dan lainnya sebagai proses ideologisasi nilai-nilai PMII terhadap seluruh kader.”

Peringatan maulid dimulai pada pukul 20:00 dengan tahililan, marhabanan dan kajian kitab kuning. Acara berlangsung hingga pukul 23:00 yang ditutup dengan do'a oleh Iwan. (Aris Prayuda/Alhafiz K)

Ahad 4 Januari 2015 11:8 WIB
Jadi Negeri Damai Jika Dua Kekuatan ini Bersatu
Jadi Negeri Damai Jika Dua Kekuatan ini Bersatu

Bandung, NU Online
Penceramah Habib Zaky Ali Alaydrus menuturkan, suatu negeri yang dicintai Allah disebut baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Negeri tersebut damai. Suatu negeri yang mendapat barokah Allah. Suatu negeri yang mendapat nikmat Allah.
<>
“Ini merupakan satu keinginan dan dambaan, tapi keinginan dan dambaan ini menjadi sia-sia apabila tidak diiringi kedekatan kita kepada Allah,” katanya tausiah Istighosah Akbar yang diselenggarakan Polisi Daerah (Polda) Jawa Barat di lapangan Mapolda, Gede Bage, kota Bandung, Rabu (31/12) malam.

Menurut pengasuh Majlis Burdah di kota Bandung itu, tidak mungkin negeri ini akan menjadi baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur sementara di sana sini terjadi kemaksiatan kepada Allah.

Alhamdulillah, ucapnya, pada kesempatan tersebut ada dua kekuatan telah bersinergi niat baik mewujudkan baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. “Siapa mereka?” tanya Habib Zaky.  Ia menyebutkan dua golongan yakni umara (pemerintah) dan ulama untuk berjalan bersama untuk menghilangkan kemaksiatan dan kemungkaran di muka bumi ini.

“Dua sejoli (baca: golongan) ini harus bergandengan tangan, harus merapat untuk mewujudkan negeri yang bahagia. Apabila dua golongan ini baik, maka negeri ini akan menjadi baik. Dan sebaliknya, apabila dua golongan ini binasa, tidak benar, maka sulit untuk mewujudkan baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” jelas Habib Zaky di hadapan ratusan masyarakat yang hadir.

Dalam Istighosah Akbar tersebut, nampak hadir pula tokoh-tokoh dari ulama, habaib, pejabat, mulai dari tokoh dari kalangan NU, MUI Jabar, gubernur Jabar, aparat kepolisian, dan pejabat pemerintahan lainnya. “Malam ini kita dibuktikan, kita minta kepada Allah agar ada kebersamaan antara Umara dan Ulama, duduk bersama untuk menjadi sebab datangnya keberkahan dari Allah,“ ujarnya.

Masih dalam taushiyahnya, Habib Zaky menerangkan untuk mewujudkan negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur tidak ada jalan lain, kecuali amar ma’ruf nahi munkar di negeri ini harus ditegakkan. “Ini merupakan tanggung jawab kita,” tegas Habib Zaky dalam acara menyambut tahun baru 2015 itu. (Muhammad Zidni Nafi’/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG