IMG-LOGO
Nasional

Seluruh Kebutuhan Haul Gus Dur di Tebuireng Dibiayai LSPT

Senin 5 Januari 2015 8:1 WIB
Bagikan:
Seluruh Kebutuhan Haul Gus Dur di Tebuireng Dibiayai LSPT

Jombang, NU Online
Beberapa hari sebelum pelaksanaan haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) beredar kabar bahwa ada proposal yang mengatasnamakan panitia haul. Dan di dalamnya disebutkan bahwa kebutuhan pelaksanaan haul Gus Dur mendekati satu milyar rupiah. Dapat dipastikan proposal itu palsu adanya.
<>
Peringatan lima tahun meninggalnya KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ternyata dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab. Hal itu terbukti dengan beredarnya proposal palsu untuk acara haul tersebut. Tidak tanggung-tanggung, dalam proposal tersebut dicantumkan anggaran sebesar Rp 900 juta. Ironisnya, proposal tersebut sudah menyebar ke sejumlah pihak.

Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah membenarkan adanya proposal abal-abal tersebut. Untuk itu pihaknya mengimbau agar pihak-pihak yang menerima proposal tersebut tidak mempercayainya. "Proposal tersebut juga mencatut nama saya sebagai pelindung acara haul. Anggarannya mencapai Rp 900 juta. Padahal itu tidak benar," kata Gus Solah ketika dihubungi lewat ponselnya beberapa waktu berselang.

Gus Solah menjelaskan, dia mengetahui adanya proposal palsu itu dari sejumlah panitia. Namun sayang, adik kandung Gus Dur ini enggan membeber identitas pembuat proposal tersebut. Ia hanya memastikan bahwa proposal dengan anggaran Rp 900 juta itu tidak benar. "Saya prihatin. Ternyata masih ada oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan haul Gus Dur untuk meraup keuntungan," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam proposal abal-abal itu pelaksanaan haul Gus Dur digelar 28 Desember 2014 bertempat di Tebuireng. "Saya tegaskan lagi. Haul Gus Dur di Tebuireng bukan tanggal 28 Desember, tapi 5 Januari. Anggaran yang kita buat saja tidak sampai Rp 900 juta. Bahkan tidak sampai Rp 100 juta," kata Gus Solah lagi.

Pada kesempatan tersebut Gus Solah memastikan bahwa panitia tidak mengedarkan undangan untuk keperluan haul Gus Dur. Seluruh kebutuhan pelaksanaan haul telah dicukupi Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng atau LSPT. Keberadaan lembaga ini di Pesantren Tebuireng sebagai pengelola kotak amal di makam Pesantren Tebuireng.

Ahad malam (4/1) acara haul Gus Dur akan diawali dengan penampilan grup shalawat Seribu Rebana pimpinan KH Nur Hadi atau yang akrab dipanggil Mbah Bolong. Dengan diiringi grup shalawat kebanggan kota santri ini, para hadirin diajak untuk bershalawat. "Kegiatan dilangsungkan bakda Shalat Isya di halaman Pesantren Tebuireng," kata Teuku Azwani, salah seorang panitia.

Sedangkan puncak haul Gus Dur akan dilangsungkan Senin (5/1) malam, juga di halaman pesantren. Sejumlah menteri dan pejabat serta keluarga akan hadir pada kegiatan ini. "Sesuai hasil musyawarah pengurus, haul Gus Dur ke-5 akan dihadiri bukan Presiden Jokowi, namun ada tiga orang menteri. Yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menko Maritim Dwisuryo Indroyono Soesilo, serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin," ujar Ketua Pengurus PP Tebuireng Jombang, Taufiq. Sedangkan dari pihak keluarga ada Ibu Shinta Nuriyah serta Zanuba Arifah Chafsoh atau Yenni Wahid, lanjutnya.

Dalam pantauan NU Online, suasana pesarean Tebuireng menunjukkan peningkatan jumlah peziarah. Maklum hari ini boleh dikata minggu terakhir bagi para pelajar dan santri untuk berlibur. Senin mereka harus sudah mulai masuk se kolah dan kembali ke pesantren. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

Bagikan:
Senin 5 Januari 2015 18:35 WIB
Tiga Tujuan Bismillah
Tiga Tujuan Bismillah

Malang, NU Online
Kalimat bismillah memiliki tiga tujuan. Pertama, melakukan sesuatu berdasarkan perintah Allah (awamirillahi). Kedua, selama prosesnya niat mencari pertolongan Allah (thaliban lima’unatihi) dan ketiga, untuk hasilnya memohon berkah Allah (barakatan linatijatihi).<>

Demikian ditegaskan oleh KH. Hasyim Muzadi dalam pengajian awal bulan, Ahad, (4/01) di Masjid Al-Ghazali, Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, Jawa Timur.

Hasyim menjelaskan, bermula dari kata bismillah, bisa dimaknai dengan saya melakukan sesuatu atas nama siapa, atas nama nafsu atau kehendak sendiri.

“Atas nama Allah swt adalah niat yang paling tinggi,” tuturnya. 

Hasyim melanjutkan, jika amal keduniaan diniati dengan kebaikan, maka amal itu akan menjadi amal akhirat. Sebaliknya kata Kiai Hasyim, jika diniati dengan salah, amal akhirat bisa menjadi amal dunia. 

“Istigotsah kalau tujuannya untuk sukses pilkada ya kurang (berkualitas),” ucap pengasuh Pesantren mahasiswa Al-Hikam Malang dan Depok itu. 

Dalam kalimat bismillah ini Hasyim juga menjelaskan makna rahman dan rahim. Rahman, kata Sekjen ICIS ini, adalah kasih sayang Allah untuk semua makhluk, baik itu manusia, jin, hewan, malaikat, dan seterusnya. “Bahkan setan juga diberi Rahman Allah,” katanya.

Rahman Allah, tambahnya, harus disandingkan dengan sifat rahim. Rahim Allah, lanjut Hasyim, adalah kasih sayang Allah yang khusus diberikan kepada orang-orang muslim. 

“Kuncinya surga adalah tauhid kepada Allah, maka orang kafir yang melakukan kebaikan hanya akan dibalas di dunia, sedangkan muslim yang shalih akan dibalas sampai di akhirat,” papar Ketua Umum PBNU periode 1999-2010 ini.

Di akhir tausiahnya Hasyim menjelaskan, di tengah zaman yang sulit, dimana kebathilan dianggap benar dan kebenaran dianggap bathil, maka menurut dia, kuncinya kembali kepada Al-Quran dan shalawat Nabi. 

“Makanya jamaah khataman diperbanyak, masyarakat digerakan bershalawat,” pesan Hasyim. (Sabiq Al-Aulia Zulfa/Fathoni)  

 

Senin 5 Januari 2015 18:8 WIB
Haul Gus Dur, LSPT Bagikan Ratusan Sembako untuk Dhuafa
Haul Gus Dur, LSPT Bagikan Ratusan Sembako untuk Dhuafa

Jombang, NU Online
Peringatan haul KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur membawa berkah bagi para dhu’afa. Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) dipercaya Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk membagikan ratusan bingkisan sembako kepada mereka.
<>
Kepastian ini disampaikan M Herman Effendi, Pengurus LSPT saat dikonfirmasi NU Online, Senin (5/1). "Setidaknya ada tiga ratus bingkisan yang akan kami berikan kepada masyarakat kurang mampu," katanya.

Sejumlah sembilan bahan pokok senilai 25 juta  rupiah telah disiapkan LSPT unuk keperluan ini. Secara rinci, Mas Herman, sapaan akrabnya, telah membelanjakan sejumlah bahan pokok yakni beras, gula, minyak goreng, teh kotak, mi instan, serta kecap.

"Seluruh barang sudah kami belanjakan dan dibungkus menjadi 300 paket," ungkap pengurus bidang IT di LSPT ini.

Secara simbolis, bantuan dari Kemensos ini akan diberikan kepada lima orang perwakilan penerima saat puncak haul Gus Dur Senin malam (5/1). "Ibu Menteri Khofifah Indar Parawansa yang akan memberikan secara langsung kepada lima perwakilan penerima di puncak haul Gus Dur," ungkapnya.

Sedangkan pembagian kepada tiga ratus penerima akan dilangsungkan besok, Selasa (6/5) pagi. "Kami mempercayakan siapa yang layak menerima bantuan kepada petugas Rukun Tetangga dan Rukun Warga atau RT dan RW di sekitar Tebuireng," katanya. Hal ini untuk menghindari bantuan yang kurang tepat sasaran, lanjutnya.

Para penerima bantuan akan menerima kupon yang telah disiapkan LSPT untuk ditukarkan dengan sembilan bahan pokok. "Lokasi penukaran kupon ada di area Pesantren Tebuireng," ungkap Herman.

Ia berharap agar pemberian sembako dapat berjalan lancar dan para penerima dapat merasakan berkah dari pelaksanaan haul Gus Dur yang kelima ini. "Kami dari LSPT hanya menyalurkan kepercayaan yang telah diberikan Kemensos kepada para dhuafa sekitar Pesantren Tebuireng," terangnya.

Puncak haul Gus Dur akan berlangsung nanti malam. Sejumlah menteri dan pejabat pemerintah serta keluarga almarhum telah memastikan kehadiran. Mereka di antaranya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menko Maritim Dwisuryo Indroyono Soesilo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Ibu Shinta Nuriyah, serta Zanuba Arifah Chafsoh atau Yenni Wahid. (Syaifullah/Abdullah Alawi)



Senin 5 Januari 2015 13:1 WIB
Kaji "Demokrasi Muka Dua", Sekjen GP Ansor Promosi Doktor
Kaji

Depok, NU Online
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Muhammad Aqil Irham menjalani Sidang Terbuka Senat Akademik untuk promosi menjadi doktor dalam bidang sosiologi di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (5/1).
<>
Menurut Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto yang hadir pada di auditorium Juwono Sudarsono Gedung F lantai 2 Kampus Fisip UI Depok tersebut, Aqil Irham dipromosikan menjadi doktor dalam bidang sosiologi.

Gatot menambahkan, Aqil Irham menulis disertasii berjudul “Demokrasi "Muka Dua"pada Negara dan Masyarakat (Studi Pemilukada di Lampung)”. Promotornya ialah Profesor Dr Sudarsono Hardjosoekarto dan Ko-Promotor Dr Iwan Gardono Sujatmiko.
 
Rektor Universitas Indonesia, kata dia, mengundang sejumlah pihak untuk menghadiri acara tersebut. Hadir memenuhi undangan itu di antaranya Pimpinan Wilayah GP Ansor Lampung.

“Dipimpin Sekretaris Wilayah Muhyidin Thohir berikut pimpinan anak cabang dari lima belas kabupaten/kota juga menghadiri acara tersebut," ujar Gatot didampingi Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat) Heri Amanudin ketika dihubungi NU Online Senin (5/1).

Sejumlah Pengurus Cabang GP Ansor berikut anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang hadir antara lain dari Lampung Timur, Lampung Barat, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Metro, Bandarlampung, Tanggamus dan Waykanan.

“Pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di berbagai daerah patut berbangga atas promosi doktor Sekjend PP GP Ansor sahabat Muhammad Aqil Irham dan melecut diri untuk selalu meningkatkan kapasitas, " katanya. (Hasyim As'ari/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG