IMG-LOGO
Daerah
MAULID NABI

Pelajar NU Magetan Jalan Kaki di Alam Terbuka

Kamis 8 Januari 2015 19:29 WIB
Bagikan:
Pelajar NU Magetan Jalan Kaki di Alam Terbuka

Magetan, NU Online
Sedikitnya 60 pelajar NU kabupaten Magetan berjalan kaki melintasi kampung-kampung di Magetan. Memperingati Maulid Rasulullah SAW, mereka kembali ke alam menyusuri pegunungan. Di tengah semangat kebersamaan, mereka bertolak dari Ngerong hingga Telaga Sarangan.
<>
Sekertaris IPNU Magetan Thoha Rizal Al-Aziz mengatakan, aksi jalan kaki ini bertujuan agar pelajar NU bertafakkur. “Berangkat dari Ngerong kami dan rombongan kemudian menyempatkan untuk bersama-sama tafakkur alam dengan mengunjungi air terjun pundak Kiwo,” kata Rizal kepada NU Online usai kegiatan, Selasa, (6/1).

Menurut Rizal, peringatan maulid sendiri merupakan momen tepat untuk menghangatkan kembali hati dan pikiran terhadap sejarah kelahiran hingga perjuangan nabi Muhammad dalam berdakwah.

Aksi jalan kaki menyusuri lereng pegunungan yang memiliki medan cukup menantang dan panorama alam yang indah, sengaja dipilih agar para peserta lebih bersahabat dengan alam juga menumbuhkan sikap yang baik bagi jalannya organisasi.

“Usai mengikuti kegiatan ini kami harap akan tumbuh sikap ulet, semangat, dan pantang menyerah dalam menjalankan roda kepengurusan dan dapat tercapai esensi dari peringatan maulid Nabi,” pungkas Rizal. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Bagikan:
Kamis 8 Januari 2015 20:29 WIB
PCNU Bogor: Kelompok Anti NKRI, Tumbur Subur di Bogor
PCNU Bogor: Kelompok Anti NKRI, Tumbur Subur di Bogor

Bogor, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama kabupaten Bogor meminta Pemerintah Kabupaten Bogor berikut instansi pemerintah terkait untuk lebih serius memerhatikan bahaya kelompok-kelompok anti-NKRI. PCNU Bogor menilai Pemkab setempat belum melakukan sesuatu untuk membendung mekarnya kelompok-kelompok radikal.
<>
Demikian disampaikan Ketua PCNU kabupaten Bogor Romdon dalam pelantikan kepengurusan PCNU kabupaten Bogor, Selasa (6/1).

Menurut Romdon, bahaya yang mengancam keutuhan NKRI mendatang selain Narkoba ialah penyebaran paham-paham radikal. Perihal ini patut diperhatikan mengingat secara goegrafis, Bogor merupakan penyangga ibukota RI. Karenanya, Pemkab Bogor dan instansi terkait harus bertindak extra keras dalam memerangi kelompok anti-NKRI.

”Jujur saja, kelompok-kelompok itu tumbuh subur di sini. Mereka sudah masuk melalui kegiatan-kegiatan kampus. Semua itu dikuatkan dengan pemberitaan-pemberitaan di media massa selama ini. Sementara hingga kini benteng utama tampaknya baru pesantren-pesantren NU,” imbuhnya.

Sementara Ketua PWNU Jabar H Eman Suryaman mendorong warga untuk terlibat aktif dalam pemberantasan narkoba dan penyebaran paham-paham radikal.

“Saya akan instruksikan kepada Cabang, MWCNU dan Ranting bila mengetahui hal itu segera aktif melapor kepada yang berwajib,” kata H Eman. (Akhsan Ustadhi/Alhafiz K)

Kamis 8 Januari 2015 17:31 WIB
Warga Majalengka Mesti Kebagian Berkah dari Bandara Internasional Jabar
Warga Majalengka Mesti Kebagian Berkah dari Bandara Internasional Jabar

Majalengka, NU Online
Pengurus Cabang Nadlatul Ulama Majalengka menyambut baik pengesahan peraturan daerah perihal pembentukan dana cadangan bagi investasi daerah untuk penyertaan modal bagi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. PCNU Majalengka berharap perda yang menjadi pintu masuk kehadiran bandara internasional itu berdampak baik pada masyarakat setempat.
<>
Sekretaris PCNU Majalengka Aan Subarnas mengakui Perda tersebut merupakan solusi pintu masuk untuk menangkap peluang hadirnya bandara internasional Jabar. “Jangan sampai keberadaan bandara di suatu daerah berdampak negatif seperti contoh yang sudah-sudah,” kata Aan saat ditemui di Gedung PCNU Majalengka, Rabu (7/1).

Aan menyebutkan bandara Kualanamu Medan, bandara Soekarno-Hatta dan Lombok. 

Menurut Aan yang juga Ketua Pansus Dana Cadangan ini menambahkan, ada dua peruntukan Perda tersebut. Baik penyertaan modal bagi perusahaan daerah (BUMD) provinsi dan penyertaan modal atau saham dalam bentuk perusahaan holding company atau perusahaan induk.

Anggaran itu tentunya bertujuan memudahkan masuknya investasi dan industri di kawasan aerocity.

"Semoga manfaat Perda ini dapat dirasakan di kemudian hari. Saat studi banding ke setiap wilayah yang ada bandara, secara kasat mata ternyata kabupaten setempat tidak mendapatkan hasil yang signifikan. Kami tidak mau itu terjadi di Majalengka. Akhirnya dengan solusi cerdas DPRD Majalengka mengesahkan perda ini," paparnya.

Dirinya mengaku sangat optimis kalau Majalengka ke depan tidak jadi penonton seperti terjadi di lain kabupaten. (Aris Prayuda/Alhafiz K)

Kamis 8 Januari 2015 15:4 WIB
Penggalang MTs Al-Mizan Ikuti Pergamnas 2015
Penggalang MTs Al-Mizan Ikuti Pergamnas 2015

Majalengka, NU Online
Gugus depan 07.151 dan gugus depan 07.152 pangkalan Madrasah Tsanawiyah al-Mizan Jatiwangi mengirimkan delegasi dalam acara Penggalang Ma’arif NU Nasional (Pergamnas) 2015 di pesantren KHAS Kempek, Cirebon. Meskipun persiapan dalam waktu yang singkat, pelajar MTs ini tetap beergerak menuju lokasi pada Rabu (7/1).
<>
Pembina Pramuka MTs Al-Mizan Jatiwangi Wahyudin menyatakan rasa syukurnya karena bisa mengikuti acara perkemahan tersebut. menurutnya, perkemahan pada 2015 ini sangat berguna untuk menguatkan para penggalang dan pembelajaran di luar kelas bagi anak-anak.

“Kami mencoba mengikuti kegiatan dengan persiapan yang sangat pendek karena anak-anak sehabis liburan. Lewat adanya kegiatan ini, anak-anak akan terbiasa mengikuti kegiatan di luar selain di sekolah,” kata Wahyudin, Rabu (7/1).

Laki-laki berkumis ini mengatakan, kegiatan ini juga menjadi ajang silahturahmi antarsekolah tingkat nasional yang meliputi pembina. “Bagi kami kegiatan ini untuk menguatkan penjaga ke-NUan,” jelas Wahyudin. (Tata Irawan/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG